Polisi Purbalingga Diminta Serius Berantas Judi Togel - Kompas.com

Polisi Purbalingga Diminta Serius Berantas Judi Togel

Kompas.com - 25/05/2017, 23:21 WIB
KOMPAS.com/Iqbal Fahmi Kasat Reskrim Polres Purbalingga menunjukkan barang bukti kasus judi togel dalam gelar perkara di halaman Mapolres, Rabu (24/5/2017)

PURBALINGGA, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Purbalingga dinilai tidak serius dalam upaya memberantas praktik perjudian toto gelap (togel) atau lotere.

Pasalnya jika dilihat dari fenomena yang ada di Banyumas Raya, khususnya Purbalingga, jaringan togel konvensional masih sangat marak, bahkan berpotensi menjadi laten di tataran tokoh masyarakat dan juga pemuda.

Baca juga: Main Judi Togel, Dua Pedagang Ini Dicambuk

Hal tersebut diungkapkan Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Jenderal Sudirman, Indaru Setyo Nurprojo, Kamis (25/5/2017). Menurut Indaru, ketidakseriusan polisi sebagai aparat penegak hukum terlihat dari kinerja yang dibuktikan dari sedikitnya kasus togel yang bisa diungkap.

“Kalau saya hitung dari pemberitaan media, polisi memang sudah beberapa kali ungkap kasus togel ini. Tapi yang tertangkap hanya di tataran pengecer yang barang buktinya cuma ratusan ribu rupiah. Sedangkan broker yang bermain di wilayah ini omzetnya bisa berpuluh-puluh bahkan ratusan juta,” katanya.

Dalam penelusuran pemberitaan di situs resmi Polres Purbalingga tribratanewspurbalingga.com, polisi baru merilis 9 kasus perjudian togel. Dari ungkap kasus tersebut, polisi mengamankan 14 tersangka dengan barang bukti kurang dari Rp 2 juta.

“Dalam konteks penegak hukum, polisi sebenarnya diberi kewenangan, personel, dan kekuatan penuh untuk memberangus perjudian di setiap lini. Jadi tidak ada alasan jika polisi hanya mampu meringkus pengecer,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi dalam gelar perkara, Rabu (24/5/2017), Kapolres Purbalingga AKBP Nugroho Agus Setiawan mengatakan, pihaknya sudah berupaya maksimal untuk merongrong sindikat togel di wilayahnya.

“Untuk saat ini kami memang baru mampu menangkap pengecer atau pengepul. Untuk itu ke depan kami punya program untuk mengungkap minimal dua perkara perjudian setiap bulan. Bukan hanya tingkat pengecer, kalau ada brokernya di Purbalingga akan kami tangkap,” tegasnya.

Baca juga: Wanita Bandar Judi Togel di Gorontalo Ditangkap Polisi

Kompas TV Polrestabes Surabaya menangkap atlit bulu tangkis yang diduga terlibat dalam praktik perjudian "online". Dari tangan pelaku, polisi menyita 4 lembar lampiran judi bola "online".


EditorFarid Assifa
Komentar

Terkini Lainnya

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Megapolitan
Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Megapolitan
Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Megapolitan
Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Nasional
Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Edukasi
Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Megapolitan
Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Internasional
Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Edukasi
Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Megapolitan
Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Nasional
Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Megapolitan
Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan 'Diadopsi' Kampus di China

Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan "Diadopsi" Kampus di China

Internasional
Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas  Bekasi

Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas Bekasi

Megapolitan
Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Nasional
Close Ads X