Bupati Kebut Pembangunan Bandara Kulon Progo

Kompas.com - 22/05/2017, 22:24 WIB
Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo, seusai dilantik di kantor Kepatihan, Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Senin (22/5/2017). KOMPAS.com/Teuku Muh Guci SBupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo, seusai dilantik di kantor Kepatihan, Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Senin (22/5/2017).

YOGYAKARTA, KOMPAS.comHasto Wardoyo resmi menjadi Bupati Kulon Progo setelah dilantik di kantor Kepatihan, Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Senin (22/5/2017).

“Setelah pelantikan ini saya harus berlari dalam pembangunan bandara. Karena keberadaan bandara memang mendesak dan Presiden Joko Widodo meminta 2019 pesawat sudah harus mendarat di Kulon Progo tapi sementara ini masih da persoalan,” kata Hasto seusai dilantik.

Menurut pria yang juga dokter kandungan ini, terdapat dua hal yang harus dikerjakannya untuk mempercepat pembangunan bandara. Kedua hal tersebut masuk dalam program kerja 100 hari ke depan. “Namanya awal kerja harus ada pemanasan,” ucap Hasto.

 

Pertama, harus menyelesaikan akuisisi lahan yang tersisa meski jumlahnya tidak banyak. Ia menyebut, ada sekitar tanah dan bangunan milik 45 kepala keluarga yang masih belum dibebaskan.

“Problemnya mereka yang dulu tidak setuju bandara belum bersedia diukur, sekarang mereka minta ditaksir lagi. Ini tinggal kami komunikasikan dengan Angkasa Pura dan BPN,” tutur Hasto.

Kedua, Hasto mengaku akan mempercepat relokasi warga yang terdampak langsung oleh pembangunan bandara. Ia akan mempersiapkan dan memantapkan lahan untuk kebutuhan relokasi warga termasuk kepengurusan sertifikat tanahnya.

“Jadi orang yang bertanggungjawab terhadap pekerjaannya kami tantang untuk menyelesaikannya (relokasi) dalam 100 hari,” tutur Hasto.

Hasto memastikan, pembangunan bandara baru jangan sampai merugikan terutama masyarakat yang terdampak langsung. Ia meyakini, masyarakat yang terdampak langsung hanya ingin penggantian yang sesuai dengan harapan.

“Sebetulnya tidak ekstrim menolak karena mereka (akhirnya minta ditaksir tanah, tanaman, dan bangunannya. Artinya itu sudah ada niat baik dan harus disambut baik,” ucap Hasto.

Hasto pun menjamin masyarakat Kulon Progo akan lebih sejahtera ketika bandara internasional bernama New Yogyakarta International Airport (NYIA) berdiri. Ia bersama wakil bupati sedang memikirkan program untuk masyarakat Kulon Progo agar bisa memanfaatkan keberadaan bandara tersebut.

“Saya dan Pak Tedjo akan membuat desain warga Kulon Progo tidak hanya jadi penonton,” tutupnya. 

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berikan Kode OTP karena Dijanjikan Pulsa Rp 500.000, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Berikan Kode OTP karena Dijanjikan Pulsa Rp 500.000, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Gubernur Banten Ingatkan Pandemi Masih Jadi Ancaman

Kasus Covid-19 Meningkat, Gubernur Banten Ingatkan Pandemi Masih Jadi Ancaman

Regional
Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Regional
Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Regional
Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Regional
Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Regional
Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Regional
Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Regional
Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Regional
Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Regional
Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Regional
Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Regional
Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Regional
KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X