Satgas Pangan Polda Sulsel Sita 5.000 Ton Gula Rafinasi

Kompas.com - 22/05/2017, 17:36 WIB
Sebanyak 5.000 ton gula rafinasi yang hendak dipasarkan ke masyarakat disita oleh Satgas Pangan Polda Sulsel, Senin (22/5/217). KOMPAS.com/Hendra CiptoSebanyak 5.000 ton gula rafinasi yang hendak dipasarkan ke masyarakat disita oleh Satgas Pangan Polda Sulsel, Senin (22/5/217).
|
EditorReni Susanti

MAKASSAR, KOMPAS.com - Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Polda Sulawesi Selatan menyita 5.000 ton gula rafinasi ilegal, Senin (22/5/2017). Gula tersebut disimpan di sebuah gudang Benteng Baru, Jalan Ir Sutami, Makassar.

Satgas ketahanan pangan yang terdiri dari Polda Sulsel, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Dinas Perkebunan, Kanwil Bea Cukai, KPPU Sulsel, Apegty (Asosiasi gula), dan Bulog Sulsel ini langsung melakukan penggerebekan dan menyita 5.000 ton gula rafinasi setelah mendapat informasi dari masyarakat.

Gudang Benteng Baru milik Ridwan Tandiawan yang berisi 107.360 karung gula rafinasi ini langsung disegel.

(Baca juga: Remaja Ini Dilibatkan dalam Penggelapan Gula Rafinasi)

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani mengatakan, gula rafinasi yang di dalam karung 50 kg ini kemudian akan dikemas ulang ke bungkus kecil 1 kg untuk dipasarkan ke masyarakat.

"Peredaran gula rafinasi sudah terjadi selama 3 tahun. Gula ini sangat berbahaya bagi kesehatan, karena akan membuat diabetes apabila dikonsumsi banyak dan dapat mengakibatkan kanker," tuturnya.

(Baca juga: Timbun Gula Rafinasi, MS Gunakan Karung Palsu)

 

Selain itu, sambung Dicky, gula yang disita Satgas ketahanan pangan ini bermerk 'Sari Wangi'. Merk tersebut tidak terdaftar di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sehingga tidak layak beredar di masyarakat.

"Perbuatan ini sudah jelas melanggar hukum dan penangkapan tersangka masih perlu didiskusikan melalui gelar perkara. Ini perkara sudah jelas melanggar hukum dan terdapat 5 pasal dalam Undang-undang," tuturnya.

Kompas TV Petugas Gabungan Mengecek dan Mengawasi Kenaikan Harga

 

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Salam Dua Periode untuk Petahana, Bawaslu Periksa Camat di Jember

Viral Video Salam Dua Periode untuk Petahana, Bawaslu Periksa Camat di Jember

Regional
Korea 'Red Alert' Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Korea "Red Alert" Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Regional
Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Regional
Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Regional
Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Regional
Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Regional
Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Regional
Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Regional
Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Regional
Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Regional
Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Regional
Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Regional
Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X