Serunya Bertemu Buku-buku dan Charlie Si Kucing Lucu di C20 Library

Kompas.com - 21/05/2017, 08:00 WIB
Suasana C20 Library di Surabaya yang banyak berisi buku sejarah, budaya sastra dan sosial. Perpustakaan ini didirikan Kathleen Azali sejak tahun 2008. KOMPAS.com/RachmawatiSuasana C20 Library di Surabaya yang banyak berisi buku sejarah, budaya sastra dan sosial. Perpustakaan ini didirikan Kathleen Azali sejak tahun 2008.
|
EditorCaroline Damanik

Saat pertama kali didirikan, C20 Library memiliki 2.000 buku dari koleksi pribadi dan sekarang berkembang menjadi 7.000-an buku yang sudah ada di katalog digital dan bisa diakses di web C20 Library.

Dia mengatakan, butuh waktu selama 6 bulan untuk me-review 2.000 buku dan memasukkannya ke dalam katalog digital.

"Sampai saat ini, masih tetap proses karena masih banyak buku yang masih belum dimasukkan ke dalam katalog digital. Dan kami memang punya tim yang bekerja di sini dan sepuluh relawan inti yang bergantian saat ada kegiatan di sini," ungkapnya.

Kathleen sendiri memantau C20 Library dari Singapura dan kembali ke Indonesia maksimal dua bulan sekali untuk melihat. Dia mengatakan, C20 Library seperti anak kandung yang tidak bisa ia tinggalkan begitu saja walaupun ia bekerja di Singapura.

(Baca juga: Lewat Buku, Taman Baca Kudi Bawa Anak-anak Desa Semakin Dekat dengan Mimpi)

Pada tahun 2010, Kathleen kemudian memberlakukan membership untuk pengunjung perpustakaan. Hal tersebut dilakukan agar peminjaman buku lebih terartur serta menghemat tenaga untuk mengurus perpustakaan.

"Sempat ada yang protes, kok jadi formal gini tapi karena yang mengurusi perpustakaan semuanya memiliki pekerjaan utama ya harus ada sistem digital sehingga membantu menghemat tenaga. Masalahnya adalah hanya karena tidak terbiasa saja," tuturnya.

Saat ini, anggota perpustaakan C20 Library berjumlah 1.113 orang dan mereka bukan hanya berasal dari Surabaya tapi juga dari luar kota. Bahkan ada pula beberapa warga negara asing yang tinggal di wilayah Surabaya.

Untuk menjadi anggota perpustakaan, menurut Kathleen, seseorang hanya tinggal membuka situs web C20 Library dan mengisi formulir yang sudah disediakan. Hal yang sama juga dilakukan jika ada yang ingin menjadi relawan di C20 Library.

Dia mengatakan, untuk menjadi relawan ada pertanyaan yang wajib diisi seperti ketertarikan serta keahlian tertentu. Hal tersebut dilakukan untuk menempatkan relawan pada posisi yang sesuai dengan kemampuannya.

"Selama ini yang sering terjadi adalah banyak relawan tapi bingung mereka mau ngapain. Nah dengan mengisis formulir akan terlihat apa keahliannya dan langsung akan kita hubungi jika diperlukan saat ada event," tuturnya.

Co-working space hingga pasar sehat

Selain itu, C20 Library juga menyediakan ruangan untuk kegiatan-kegiatan seperti diskusi dengan topik tertentu, workshop, pemutaran film, seminar, talk show, FGD (Focus Group Discussion), lokakarya, presentasi, pertunjukan dan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pendidikan atau budaya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Regional
Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Regional
67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

Regional
Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Regional
Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Regional
Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Regional
Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Regional
Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X