Ramadhan, Tempat Hiburan di Bandung Tutup Mulai 24 Mei - Kompas.com

Ramadhan, Tempat Hiburan di Bandung Tutup Mulai 24 Mei

Kompas.com - 20/05/2017, 08:59 WIB
Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat mengumpulkan para terapis di tempat mesuk berkedok panti pijat di Jalan Ir. H. Djuanda (Dago), Kota Bandung, Jumat (23/9/2016). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI

BANDUNG, KOMPAS.com - Dinas Kebudayaaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mengeluarkan surat edaran untuk 200 lebih tempat hiburan di Kota Bandung, Jawa Barat. 

Kepala Seksi Pembinaan Jasa Usaha Pariwisata Disbudpar Kota Bandung Edward Parlindungan mengatakan, surat edaran tersebut memerintahkan agar tempat hiburan berhenti beroperasi selama satu bulan penuh selama bulan Ramadhan. 

"Menyambut hari keagamaan bulan ramadhan mulai tanggal 24 Mei 2017 hingga 27 Mei 2017 seluruh tempat hiburan di Kota Bandung harus ditutup," kata Edward di Bandung, Sabtu (20/5/2017).

Edward menambahkan, tempat hiburan yang wajib tutup meliputi kelab malam, diskotik, pub, pub dan karaoke, karaoke saja, sanggar tari, panti pijat, spa dan arena billiard. 

"Kecuali memang untuk prestasi, billiard bisa kita berikan rekomendasi. Asal mengajukan izin ke Disbudpar," sambungnya.

Tidak hanya tempat hiburan dengan bangunan tersendiri, tempat hiburan di dalam hotel pun menurut Edward mendapat perlakuan sama.

"Berlaku untuk (tempat hiburan) yang ada dalam hotel mereka juga harus libur," ucapnya.

Selain itu, minuman beralkohol juga dilarang dijual selama bulan Ramadhan, baik di tempat resmi yang memiliki izin menjual maupun yang ilegal. 

"Restoran yang menjual minuman beralkohol bulan puasa ini jangan diperdagangkan dulu," tegasnya.

Tempat hiburan yang masih boleh beroperasi dalam surat edaran tersebut adalah bioskop. Asalkan, lanjut Edward, film yang ditampilkan disesuaikan dengan situasi keagamaan. 

Edward memastikan surat edaran untuk menutup tempat hiburan selama bulan Ramadhan sudah sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2012 tentang penyelenggaraan kepariwisataan, Pasal 73 ayat 6. 

"Ini sudah berlaku lima tahun. Relatif tidak ada perubahan. Selama ini semua pada patuh, belum ada yang ditutup," tandasnya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

Regional
Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Internasional
Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Nasional
Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Nasional
Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Internasional
Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional

Close Ads X