Kompas.com - 19/05/2017, 08:25 WIB
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, usai membuka pameran seni di Taman Budaya Yogyakarta, Jalan Panembahan Senopati, Kota Yogyakarta, Kamis (18/5/2017) malam. KOMPAS.com/Teuku Muh Guci SMenteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, usai membuka pameran seni di Taman Budaya Yogyakarta, Jalan Panembahan Senopati, Kota Yogyakarta, Kamis (18/5/2017) malam.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana membangun jalan tol yang akan melewati Daerah Istimewa Yogyakarta. Ketiga jalan tol itu yaitu tol Yogya-Solo, tol Yogya-Cilacap, dan tol Yogya-Bawen.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjamin, proyek tersebut akan meningkatkan tingkat perekonomian warga DIY. Sebab, ia menilai, keberadaan tol akan memberikan kemakmuran bagi masyarakat mengingat kemajuan ekonomi suatu negara dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah adanya aksesibilitas yang memadai.

“Kalau ada jalan tol, turis akan datang dan enjoy sehingga memberikan kemakmuran bagi tempat itu,” kata Budi di Taman Budaya Yogyakarta, Jalan Panembahan Senopati, Kota Yogyakarta, Kamis (18/5/2017) malam.

Baca juga: Pembebasan Tanah Jalan Tol Mantingan-Kertosono Telan Rp 1,2 Triliun

Adanya keresahan masyarakat dengan adanya pembangunan tol itu, Budi mengaku, akan meminta pihak terkait untuk berdialog.

Menurutnya, proyek pembangunan apapun, terutama di Yogyakarta, harus mengedepankan dialog sebelum mengambil keputusan. Termasuk juga, kata dia, mengajak dialog masyarakat yang merasa usahanya terancam tutup atau bangkrut dengan adanya tol tersebut.

“Bahwasannya masyarakat harus diberi kesempatan, di mana warung-warung itu tetap ada dan tidak terganggu, kami buat exit (jalan keluar) ke kampung, pasti bisa,” kata Budi.

Budi mengatakan, perlakuan serupa juga akan dilakukan terhadap masyarakat yang terdampak proyek pembangunan jalur kereta api bandara di Temon, Kabupaten Kulon Progo.

Baca juga: Tolak Ganti Rugi Lahan Tol Semarang-Batang, Ganjar Persilakan Ambil Jalur Hukum

Pihak terkait dalam proyek itu juga harus mengajak dialog masyarakat yang merasa khawatir dengan adanya pembangunan kereta api bandara itu.

“Proses sama. Pokoknya dalam 2019 sudah jadi,” kata Budi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X