Kompas.com - 18/05/2017, 21:42 WIB
|
EditorErlangga Djumena

MEDAN, KOMPAS.com - Sebanyak dua bandar sabu berinisial MR (22) dan ML (22), keduanya warga Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, ditembak mati polisi karena melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata api rakitan jenis revolver saat ditangkap di Perumahan Torganda, Jalan Bunga Raya, Kecamatan Medan Sunggal pada Selasa (16/5/2017) malam.

"Polda Sumut konsisten memburu dan menindak tegas sindikat jaringan narkoba. Pemberantasan narkoba sudah menjadi prioritas, kami akan terus memburu bandar narkoba. Ini bukti konsisten kami memutus jaringan sindikat narkoba," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel kepada wartawan, Kamis (18/5/2017).

Penggerebekan itu berawal dari laporan masyarakat yang diterima polisi, bahwa kedua pelaku akan melakukan transaksi narkoba di Jalan Sei Rokan, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Baru.

Rycko menyebutkan, informasi dari warga tersebut ditindaklanjuti Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan dengan mengecek lokasi.  Saat di lokasi, polisi menemukan kedua pelaku yang berboncengan naik sepeda motor Honda Beat.

Rupanya kedua pelaku mengetahui dirinya dibuntuti polisi, mereka langsung tancap gas.

Tak ingin buruannya kabur, polisi langsung mengejar dan berhasil meringkus keduanya.

Saat diperiksa, didapati sebungkus sabu seberat satu kilogram di bagasi sepeda motor mereka. Hasil interogasi, kedua pelaku mengaku menyimpan satu kilogram sabu di Perumahan Torganda.

Polisi lalu memboyong keduanya ke alamat disebutkan dan melakukan penggeledahan.

"Kita menemukan lagi barang bukti satu kilogram sabu. Di TKP ketiga ini, pelaku melawan menggunakan senjata api. Petugas langsung memberi tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua pelaku," ucapnya.

Peluru mengenai punggung hingga tembus ke dada kedua pelaku, keduanya tewas di tempat. Mayatnya saat ini berada di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho menambahkan, target tangkapan sabu dari kedua pelaku sebenarnya berjumlah puluhan kilo. Namun ternyata kedua pelaku sudah lebih dulu mengedarkannya sehingga tersisa dua kilogram yang disita menjadi barang bukti.

Barang bukti lain yang disita polisi antara lain satu pucuk revolver rakitan, timbangan elektrik, tas ransel, plastik sisa sabu, dan sebungkus plastik berisi plastik klip kosong.

"Kedua pelaku kabur ke areal pekuburan sambil mengancam akan menembak petugas. Anggota melakukan pengejaran sambil melepas tembakan peringatan tapi tidak diindahkan, terpaksa dilakukan tembakan ke arah keduanya dan mengenai punggung tembus ke dada. Kita masih melakukan pengembangan terhadap jaringan kedua pelaku yang belum tertangkap," kata Sandi.

Baca juga: Jadi Bandar Sabu, Oknum Polisi di Ambon Ditangkap

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.