Kompas.com - 18/05/2017, 05:31 WIB
Dua mekanik salah satu perusahaan di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, tewas akibat tersengat listrik, Rabu (17/5/2017). Kompas.com/ Abdul HaqDua mekanik salah satu perusahaan di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, tewas akibat tersengat listrik, Rabu (17/5/2017).
|
EditorFarid Assifa

WAJO, KOMPAS.com - Warga Dusun Longka, Desa Inrello, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan peristiwa tewasnya dua karyawan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang proyek properti.

Keduanya tewas akibat tersengat listrik saat hendak memasang TV dan memperbaiki mesin pendingin ruangan atau air conditioning (AC).

Baca juga: Seorang Warga Tewas Tersengat Listrik dari Kabel yang Melilit Lehernya

Polisi yang tiba di lokasi membawa kedua jasad korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Siwa untuk dilakukan otopsi.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (17/5/2017) pukul 11.30 Wita di Mess Karyawan PT Slipform Indonesia. Awalnya, kedua korban, Dedi Palallo (25) dan Fredi Sambo (50), yang merupakan karyawan bagian mekanik elektronik PT Slipform Indonesia tengah memasang televisi dan memperbaiki mesin AC yang terletak di lantai dua menggunakan tangga aluminium. Naas tangga tersebut terjatuh dan menimpa kabel listrik.

"Mereka memang mekanik perusahaan dan mau perbaiki AC tapi tangga jatuh dan kena kabel listrik jadi kesetrum," kata Annas (39), rekan korban.

Sejumlah rekan dan warga setempat yang mengetahui peristiwa ini tak mampu berbuat banyak lantaran takut turut menjadi korban sengatan listrik.

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi kemudian berkoordinasi dengan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) setempat guna memutus aliran listrik dan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi kedua jasad korban ke RSUD Siwa, Kecamatan Pitumpanua untuk diotopsi.

"Dari hasil olah TKP kami mengamankan tangga aluminium serta potongan kabel listrik sebagai barang bukti dan membawa jasad korban ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi dan kasusnya masih dalam penyelidikan," kata AKP Sayyek Gurais, kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Keera.

Baca juga: Gara-gara Kabel Kipas Angin, Penjual Tahu Bakso Tewas Tersengat Listrik

Setelah dilakukan visum, kedua jasad korban dibawa ke rumah mereka masing-masing. Jasad Dedi Palallo dibawa ke rumah duka di Dusun Atapange, Desa Rumpia, Kecamatan Majauleng. Sedangkan jenazah Fredi Sambo dibawa ke Dusun Longka, Desa Inrello, Kecamatan Keera untuk disemayamkan.

Kompas TV Perbaiki Pompa Air, 3 Orang Ini Tewas Tersengat Listrik
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Regional
Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.