Limbah Pustaka: Tabung Sampahnya, Pinjam Bukunya

Kompas.com - 17/05/2017, 17:26 WIB
Pegiat Limbah Pustaka, Raden Roro Hendarti berkeliling dengan perpustakaan motor roda tiga di Desa Muntang, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, Jawa Tengah,  Rabu (17/5/2017) KOMPAS.com/Iqbal FahmiPegiat Limbah Pustaka, Raden Roro Hendarti berkeliling dengan perpustakaan motor roda tiga di Desa Muntang, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, Jawa Tengah, Rabu (17/5/2017)
|
EditorErlangga Djumena

“Hasil dari penjualan sampah ini tidak saya kantongi sendiri, namun saya kembalikan kepada para anggota. Jadi sistemnya tabungan, setiap ada yang setor sampah, saya catat. Lumayan, dalam satu tahun bisa kumpul sampai puluhan ribu rupiah,” jelasnya.

Salah satu pelanggan setia perpusatakaan keliling Limbah Pustaka, Salsabila Aura Ramadhani (10) nampak gembira dengan kehadiran Limbah Pustaka. Siswi kelas 4 SD tersebut biasa meminjam buku-buku yang disediakan oleh Limbah Pustaka.

Sebagai pengganti, Salsabila dengan senang hati mengumpulkan sampah plastik dari rumah dan lingkungan sekitar untuk disetorkan ke Arti.

Baca juga: Berbekal Motor Pustaka, Serka Darwis Tebarkan Virus Membaca ke Pelosok Desa

Ternyata Limbah Pustaka tak hanya populer di kalangan anak-anak saja, orang dewasa juga tak kalah antusias memilah-milah buku di atas rak. Salah satunya yakni Tri Ustanti (50).

Warga RT 8 RW 3 tersebut lebih tertarik dengan buku-buku agama dan resep masakan.

“Saya jadi rajin membaca, wawasan juga jadi lebih luas. Selain itu, saya juga bisa nabung sampah, daripada dibakar lebih baik ditabung,” katanya.

Suami Arti, Agustinus Suryanto (44) sendiri sangat mendukung kegiatan istrinya tersebut. Karena Limbah Pustaka merupakan kegiatan sosial, dirinya tidak melihat untung rugi.

Dia juga acap kali membantu pekerjaan sosial istriya jika dinilai terlalu sibuk saat menata administrasi.

“Tidak muluk-muluk, saya hanya berharap, usaha istri saya untuk mengabdi kepada masyarkat ini dapat diterima dan mendapat dukungan dari pemerintah,” katanya.

Berkat kegigihannya menggerakkan kesadaran membaca dan kepedulian lingkungan masyarakat setempat, Arti pun mendapatkan sejumlah penghargaan.

Pada tahun 2013, Limbah Pustaka menjadi juara 1 tingkat Kabupaten, dan setahun setelahnya mendapat juara harapan 1 tingkat Provinsi.

“Alhamdulillah tahun ini Limbah Pustaka mendapat hibah gedung perpustakaan. Semoga kedepan Limbah Pustaka dapat semakin maju dan menjadi inspirasi para aktivis di luar daerah untuk mulai bergerak,” pungkas Hendarti.

Baca juga:  Demi Anak-anak Desa, Ibu Ini Modifikasi Motor Roda 3 Jadi Perpustakaan Keliling

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Regional
7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

Regional
KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

Regional
Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Regional
Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

Regional
 Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Regional
2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X