Tongkang Batu Bara Tabrak Jembatan Ampera

Kompas.com - 17/05/2017, 15:19 WIB
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO Siluet saat senja di Jembatan Ampera yang melintang di atas Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (5/8/2016). Sungai Musi menjadi bagian dari kehidupan warga Palembang dengan sejumlah akar budaya yang terdapat di sepanjang aliran sungai.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Tongkang pengangkut bermuatan batu bara menabrak Jembatan Ampera, di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (17/5/(2017) .

Peristiwa itu terjadi saat tongkang raksasa milik PT Bukit Asam ditarik kapal tunda dari arah Dermaga 35 Ilir menuju Boom Baru, pukul 11.00 WIB. Tiba-tiba, tali penarik putus, di sekitar 500 meter dari Jembatan Ampera.

Alhasil, tongkang itu hanyut dengan kecepatan tinggi karena arus Sungai Musi cukup deras. Kapal tunda lain berupaya menarik tongkang namun gagal karena keburu hanyut dan melaju kencang menuju jembatan.

Sontak saja, tongkang langsung menghantam Jembatan Ampera dengan posisi melintang dan mengenai dua tiang jembatan.


Kasat Polair Polresta Palembang, Kompol CS Panjaitan mengatakan, pihaknya akan menyelidiki terkait penyebab putusnya tali penarik dan kerusakan di jembatan akibat tabrakan, serta pandu tugbot akan dimintai keterangan, termasuk serang speedboat yang menjadi korban.

"Untuk informasi awal karena tali putus, nah untuk penyebab putusnya belum tahu, masih diselidiki," ungkap Kompol Panjaitan.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga akan mengetahui muatan batu bara yang diduga over kapasitas.

"Kita lihat nanti, kalau memang ada kelalaian pasti diproses. Untuk pemilik tongkang belum tahu, apa milik PT Bukit Asam atau swasta," katanya.

Tabrakan itu mengeluarkan suara kencang yang membuat warga sekitar kaget. Terdapat kerusakan di tiang penyangga jembatan yang dibangun semasa pemerintahan Presiden Soekarno pada 1962 itu.

Tak itu saja, tongkang juga menghantam speedboat  yang sedang melintas di bawah jembatan sehingga tenggelam, beruntung serang (pengemudi) selamat setelah terjun ke sungai.

Sementara, pantauan di lokasi kejadian, sekitar dua jam menutupi arus lalu lintas sungai, tongkang itu berhasil dievakuasi dengan cara ditarik delapan kapal. Evakuasi terkendala arus deras Sungai Musi dan muatan batu bara yang besar.

Baca juga: Tongkang Hantam Kapal, Seorang Nelayan Tewas, 3 Orang Hilang

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorErlangga Djumena
SumberANTARA
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Regional
Begal Masuk Kampus Unand, 'Kalau Kau Teriak, Mati Kau'

Begal Masuk Kampus Unand, "Kalau Kau Teriak, Mati Kau"

Regional
PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

Regional
Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Regional
Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Regional
Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Regional
Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Regional
PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

Regional
6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

Regional
Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Regional
Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Regional
Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Regional
Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Regional
Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Regional
Close Ads X