Tak Boleh Poligami, Caleg Golkar Wajib Serahkan Surat Nikah

Kompas.com - 17/05/2017, 14:53 WIB
Suasana pertemuan Komunitas Sunda Wiwitan dengan Golkar Jabar di Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, Jawa Barat, Minggu (7/8/2016). Sampai sekarang karena bersikukuh mempertahankan keyakinannya, masih ada masyarakat adat yang tidak memiliki administrasi kependudukan seperti KTP, KK, akte kelahiran, dan surat nikah. KOMPAS.com/RENI SUSANTI Suasana pertemuan Komunitas Sunda Wiwitan dengan Golkar Jabar di Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, Jawa Barat, Minggu (7/8/2016). Sampai sekarang karena bersikukuh mempertahankan keyakinannya, masih ada masyarakat adat yang tidak memiliki administrasi kependudukan seperti KTP, KK, akte kelahiran, dan surat nikah.
|
EditorReni Susanti

BANDUNG, KOMPAS.com - Sekretaris Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat Ade Barkah memastikan aturan tidak boleh berpoligami untuk para calon legislatif bersifat mutlak. 

"Masih berlaku, kan baru kemarin keputusannya ditetapkan," kata Ade saat dihubungi Kompas.com melalui ponselnya, Rabu (17/5/2017).

Ade menambahkan, DPD Partai Golkar Jawa Barat akan membuka pendaftaran calon legislatif Juni 2017. Pada proses pendaftaran, calon legislatif wajib menyerahkan surat nikah sebagai syarat.

"Daftar jadi caleg tidak boleh punya istri dua. Harus menyerahkan surat nikah bagi yang sudah menikah. Nanti ada tim yang akan menyeleksi apakah memenuhi syarat atau tidak," tuturnya.

(Baca juga: Golkar Jabar Akan Tolak Caleg Poligami dan Merusak Lingkungan)

Selain itu, untuk memastikan calon legislatif tidak memiliki istri lebih dari satu, di lapangan akan disebar relawan-relawan untuk mengecek masing-masing caleg.  "Perempuan apalagi, enggak boleh poliandri," ucapnya.

Partai Golkar, sambung Ade, menyiapkan sejumlah sanksi untuk para calon legislatif yang kedapatan memiliki dua istri. Jika ketahuan berpoligami setelah terpilih menjadi anggota legislatif maka orang tersebut akan digantikan oleh calon lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau ketahuan ya diganti di-PAW-kan (pengganti antar waktu). Karena itu sama dengan memberikan keterangan palsu," tandasnya.  

(Baca juga: Golkar Jabar Ancam Pecat Legislator yang Tak Berguna bagi Masyarakat)

Kompas TV Warga Dukung Dedi Mulyadi Maju Pilkada Jabar 2018



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X