Satu Pendaki Gunung Merbabu Ditemukan di Jurang Sedalam 400 Meter - Kompas.com

Satu Pendaki Gunung Merbabu Ditemukan di Jurang Sedalam 400 Meter

Kompas.com - 17/05/2017, 09:19 WIB
Dok Pribadi Jacky Potter Ariady Pendaki Gunung Merbabu pertama yang diselamatkan adalah Prima Angga Wahyu Setiawan (tengah) berhasil dievakuasi ke Pos Pendakian Tekelan, Getasan, Kabupaten Semarang, Selasa (16/5/2017) pada pukul 15.00 wib. Dok.pribadi/Jacky Potter Ariady.

SALATIGA, KOMPAS.com - Proses evakuasi dua orang pendaki Gunung Merbabu yang hilang kontak sejak Minggu (14/5/2017), berlangsung hingga Selasa (16/5/2017) malam.

Hal ini karena salah satu pendaki harus dievakuasi dari dasar jurang sedalam 400 meter dan dalam kondisi cedera.

Pendaki pertama yang diselamatkan adalah Prima Angga Wahyu Setiawan (16), dievakuasi ke Pos Pendakian Tekelan, Getasan, Kabupaten Semarang pada pukul 15.00 WIB. Sementara Inggil Pangestu (16) baru bisa dievakuasi dari dasar jurang menuju pos pendakian yang sama sekitar pukul 19.40 WIB.

"Lokasinya sama di area Watugubug, Angga berada di atas. Sedangkan Inggil harus dievakuasi dari jurang," kata Koordinator Basarnas Pos SAR Surakarta, Amin Yahya, Selasa (16/5/2017) malam.

Baca juga: 2 Hari Hilang Kontak, 2 Pendaki Gunung Merbabu Ditemukan Selamat

Saat ditemukan, Inggil mengalami cedera di bagian pinggang serta kaki karena terbentur dinding saat terjatuh ke jurang. Proses evakuasi terhadap Inggil baru bisa dilakukan empat jam setelah koordinat lokasi diketahui oleh tim SAR.

Begitu ditemukan, kedua pendaki langsung dilarikan ke RSUD Salatiga untuk mendapat perawatan.

Menurut Yahya, pencarian pada hari pertama dan hari kedua melibatkan lebih dari 250 orang dari SAR gabungan dari Kabupaten Semarang, Salatiga, Boyolali dan Surakarta.

"Kendalanya adalah medan, karena itu salah satu korban masuk jurang. Sehingga diterjunkan 20 anggota SAR dengan keahlian khusus," imbuhnya.

Baca juga: 2 Pendaki Hilang di Merbabu, Tim SAR Lakukan Pencarian Terbuka

Sebelumya diberitakan, dua pendaki bernama Prima Angga Wahyu Setiawan (17) dan Inggil Pangestu (16) warga Dukuh Ngentak, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, ditemukan, Selasa (16/5/2017) pada pukul 09.15 WIB, di area puncak satu Watu Gubug.

Mereka hilang kontak dalam pendakian di Gunung Merbabu, di wilayah Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, sejak Minggu (14/5/2017) siang.

Awalnya, rombongan yang terdiri dari 12 orang tersebut berangkat dari Salatiga, Sabtu (13/5/2017) sekitar pukul 16.00 WIB dan tiba di lokasi basecamp Dusun Cuntel, Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, pada pukul 19.30 WIB.

Kemudian mereka melanjutkan mendaki dan pada pukul 24.00 WIB mereka sampai di pos tiga Gunung Merbabu. Pada Minggu (14/5/2017) mereka tiba di pos empat sekitar pukul 10.00 WIB. Namun yang melanjutkan ke pos empat hanya sepuluh orang, sedangkan dua lainnya istirahat di pos tiga.

Baca juga: Kronologi Hilangnya Dua Pendaki di Gunung Merbabu

Selanjutnya, mereka turun kembali ke pos tiga dan langsung ke basecamp Cuntel. Saat turun dari pos tiga, Angga dan Inggil mendahului berjalan. Namun setelah rombongan kedua sampai di basecamp Cuntel, ternyata Angga dan Inggil belum sampai, padahal sudah menjelang Maghrib. Sementara ponsel kedua pendaki tidak aktif dan tidak bisa dihubungi.

Kompas TV Banjir Bandang Melanda Magelang

 


EditorFarid Assifa
Komentar

Terkini Lainnya

Panitia Larang Atribut Politik dalam Acara 'Untukmu Indonesia' di Monas

Panitia Larang Atribut Politik dalam Acara "Untukmu Indonesia" di Monas

Megapolitan
Diduga Korban Tanah Longsor, Dua Kerangka Manusia Ditemukan di Ponorogo

Diduga Korban Tanah Longsor, Dua Kerangka Manusia Ditemukan di Ponorogo

Regional
Senyum Kim dan Moon saat Bergandengan Tangan Lewati Garis Perbatasan

Senyum Kim dan Moon saat Bergandengan Tangan Lewati Garis Perbatasan

Internasional
12 Jembatan Penyeberangan di Sudirman-Thamrin Bakal Dibuat Kekinian

12 Jembatan Penyeberangan di Sudirman-Thamrin Bakal Dibuat Kekinian

Megapolitan
Gerindra dan PKS Dirikan Sekretariat Bersama Pemenangan Prabowo

Gerindra dan PKS Dirikan Sekretariat Bersama Pemenangan Prabowo

Nasional
Dilarang Disparbud, Panitia 'Untukmu Indonesia' Tetap Akan Bagikan Sembako di Monas

Dilarang Disparbud, Panitia "Untukmu Indonesia" Tetap Akan Bagikan Sembako di Monas

Megapolitan
Pemerintah dan DPR Belum Sepakat soal Definisi Terorisme, Pembahasan RUU Diperpanjang

Pemerintah dan DPR Belum Sepakat soal Definisi Terorisme, Pembahasan RUU Diperpanjang

Nasional
Sopir Kopaja Mabuk Berujung Kecelakaan dengan Honda HR-V di Rasuna Said

Sopir Kopaja Mabuk Berujung Kecelakaan dengan Honda HR-V di Rasuna Said

Megapolitan
Sepi Pembeli, Pedagang Blok G Ini Tutup Lapak Baju Koko Jelang Ramadhan

Sepi Pembeli, Pedagang Blok G Ini Tutup Lapak Baju Koko Jelang Ramadhan

Megapolitan
Enam Temuan Ombudsman soal Kebijakan TKA yang Tak Sesuai Fakta Lapangan

Enam Temuan Ombudsman soal Kebijakan TKA yang Tak Sesuai Fakta Lapangan

Nasional
Ganjaran Vonis Mati untuk 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu...

Ganjaran Vonis Mati untuk 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu...

Megapolitan
Moon kepada Kim Jong Un: Saya Senang Bertemu Anda

Moon kepada Kim Jong Un: Saya Senang Bertemu Anda

Internasional
Usung Tema 'Enlightenment', Art Jog 2018 Berkembang Jadi Pergelaran Seni Visual

Usung Tema "Enlightenment", Art Jog 2018 Berkembang Jadi Pergelaran Seni Visual

Regional
Polri Tak Lagi Berwenang Awasi TKA sejak Muncul Aturan Baru soal Keimigrasian

Polri Tak Lagi Berwenang Awasi TKA sejak Muncul Aturan Baru soal Keimigrasian

Nasional
Gedung Putih Rilis Foto Pompeo Berjabat Tangan dengan Kim Jong Un

Gedung Putih Rilis Foto Pompeo Berjabat Tangan dengan Kim Jong Un

Internasional

Close Ads X