Kompas.com - 17/05/2017, 07:22 WIB
|
EditorFarid Assifa

KUPANG, KOMPAS.com - Seluruh keluarga Presiden pertama Indonesia Ir Soekarno akan diundang dalam kegiatan Soekarno Month (Bulan Soekarno) yang akan digelar mulai 1 Juni 2017 mendatang di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Selain keluarga Bung Karno, semua menteri dan juga Pak Presiden Jokowi akan diundang, sehingga dalam waktu dekat ini kita akan melakukan koordinasi dengan menteri sekretaris negara di Jakarta,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTT, Marius Ardu Jelamu kepada Kompas.com, Rabu (17/5/2017) pagi.

Baca juga: Kartini dan Bung Karno

Untuk mempersiapkan dan mematangkan acara itu, lanjut Marius, rencananya hari ini dirinya akan mempresentasikan di depan gubernur NTT dan sejumlah pimpinan Organsasi Perangkat Daerah (OPD) terkait rencana kegiatan Bulan Soekarno dan sejumlah kegiatan bersakala internasional lainnya di NTT.

Menurut Marius, pesan utama yang ingin disampaikan dalam kegiatan Bulan Soekarno ini adalah mengangkat kembali pentingnya keberagaman, toleransi, NKRI yang dulu sudah diperjuangkan dengan air mata dan keringat darah oleh para pendiri bangsa ini. Terutama, Presiden Soekarno yang dulu mendapatkan ide-ide Pancasila di Ende, yang kemudian mengelaborasikannya menjadi ideologi negara, yakni Pancasila.

Marius menjelaskan, saat berada di Ende, yakni tahun 1934-1938, Bung Karno selalu berdikusi dengan para misionaris asal Belanda yang dulu bekerja di Flores, khususnya Ende. Bung Karno juga sering menghabiskan kegiatannya di perpustakaan milik para misionaris itu, sampai kemudian mendapatkan ide Pancasila.

Kegiatan Soekarno Month di Ende akan dimulai dari 1-21 Juni dan ada tiga momen besar dalam kegiatan itu, yakni pada 1 Juni dimulai dengan apel peringatan lahirnya Pancasila. Selanjutnya 6 Juni hari lahirmya Bung Karno dan 21 Juni hari wafatnya Soekarno.

Baca juga: Cerita Laporan Sopir Bung Karno, "Pak, Aki Mobilnya Tidak Ada..."

Selama hampir satu bulan penuh, semua kegiatan OPD Provinsi NTT dan OPD Kabupaten Ende akan dipusatkan di Kabupaten Ende.

“Pesan kita dalam kegiatan itu bahwa generasi kita sekarang mulai dari Sabang sampai Merauke dan dari Sangihe sampai Pulau Rote, itu wajib hukumnya merawat dan mengembangkan nasionalisme serta keberagaman NKRI, yang sudah diperjuangkan dengan susah payah oleh proklamator kita dan para pahlawan kita, sehingga anak-anak bangsa dituntut untuk menjaga itu dan tidak memecah belah bangsa dan tidak menciptakan konflik yang mengarah pada perpecahan,” tutupnya.

Kompas TV Megawati Berziarah ke Makam Bung Karno
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.