Kompas.com - 16/05/2017, 08:49 WIB
|
EditorFarid Assifa

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Sepekan menjelang bulan Suci Ramadhan, pasokan ikan di Pasar Induk Atrium Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, mengalami kelangkaan.

Selain karena faktor cuaca, kurangnya pasokan ikan disebabkan nelayan banyak yang tidak melaut karena masih dalam tradisi ruahan, tradisi menerima tamu menjelang Ramadhan.

“Saat ini cuaca bulan terang, tak banyak ikan bisa ditangkap. Nelayan juga masih banyak yang ruahan di rumah mereka,” kata Rijal, pedagang ikan, kepada Kompas.com, Selasa (16/5/2017).

Baca juga: Puluhan Nelayan Usir Kapal Penambang Pasir di Laut Galesong

Pasokan ikan yang kurang menyebabkan harga jual mengalami kenaikan signifikan. Jenis ikan yang diperjualbelikan pedagang juga terbatas jumlahnya.

Cumi yang biasanya dijual Rp 40.000 per kilogram, naik menjadi Rp 60.000 per kilogram.

Ikan ekor kuning dari biasanya Rp 35.000, naik menjadi Rp 45.000 per kilogram.

Sementara ikan kembung dan ikan tongkol, sejak sepekan terakhir tak ada lagi di pasaran karena faktor kondisi bulan terang serta masih sedikitnya nelayan yang melaut.

Pedagang lainnya, Roni mengatakan, ikan yang dijual di pasar saat ini umumnya ikan karang yang ditangkap menggunakan pancing dan jaring yang dipasang saat malam hari.

“Ikan kerapu, kerisi dan udang masih lumayan banyak. Cuma harganya mahal. Ini biasanya buat restoran seafood,” paparnya.

Pedagang berharap pemerintah segera membangun gudang pendingin (coolstorage) guna menjaga pasokan ikan tetap terjaga, khususnya saat momen perayaan hari-hari besar agama.

Saat ini pedagang ikan harus mengeluarkan biaya ekstra untuk menyimpan ikan menggunakan kotak pendingin dengan balok-balok es yang harganya mahal.

Baca juga: Nelayan Sukabumi "Curhat" ke Dedi Mulyadi

Adapun tradisi ruahan di Bangka Belitung dilaksanakan setiap kali menyambut hari besar agama, baik Idul Fitri maupun Idul Adha.

Dalam tradisi ini, tuan rumah menyiapkan berbagai makanan untuk menyambut tamu. Sebagian makanan juga dipersiapkan untuk kegiatan acara di masjid atau balai desa.

Kompas TV Bersyukur Kepada Tuhan, Para Nelayan Ini Gelar Pesta Laut
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Regional
Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Regional
70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

Regional
Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Regional
Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Regional
Walkot Ridho Sebut “Fokus” Jadi Kunci Keberhasilan Program Kerja Pemkot Prabumulih

Walkot Ridho Sebut “Fokus” Jadi Kunci Keberhasilan Program Kerja Pemkot Prabumulih

Regional
Kinerja Ekonomi Jatim Triwulan II 2022 Tumbuh di Atas Rata-rata Nasional

Kinerja Ekonomi Jatim Triwulan II 2022 Tumbuh di Atas Rata-rata Nasional

Regional
Semarakkan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, Gubernur Syamsuar Bagikan Bendera Merah Putih di Riau

Semarakkan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, Gubernur Syamsuar Bagikan Bendera Merah Putih di Riau

Regional
Rayakan HUT Ke-828, Kabupaten Trenggalek Gelar Festival Kesenian Jaranan 2022

Rayakan HUT Ke-828, Kabupaten Trenggalek Gelar Festival Kesenian Jaranan 2022

Regional
Wujudkan Sumsel Maju untuk Semua, Pemprov Sumsel Fokus Pada 6 Prioritas Daerah

Wujudkan Sumsel Maju untuk Semua, Pemprov Sumsel Fokus Pada 6 Prioritas Daerah

Regional
Stunting di Musi Banyuasin Terus Menurun, Bupati Apriyadi Paparkan Strateginya

Stunting di Musi Banyuasin Terus Menurun, Bupati Apriyadi Paparkan Strateginya

Regional
Dukung Penurunan Stunting, Walkot Mahdi Gelar Acara “Rembuk Stunting Kota Metro 2022”

Dukung Penurunan Stunting, Walkot Mahdi Gelar Acara “Rembuk Stunting Kota Metro 2022”

Regional
Terbuka untuk Umum, Ini Rangkaian Acara Hari Jadi Ke-65 Provinsi Riau

Terbuka untuk Umum, Ini Rangkaian Acara Hari Jadi Ke-65 Provinsi Riau

Regional
Pluralisme di Sekolah Negeri di Jogjakarta

Pluralisme di Sekolah Negeri di Jogjakarta

Regional
Miliki Ribuan Spot WiFi Gratis, Madiun Dikukuhkan sebagai Desa Sensor Mandiri Pertama di Indonesia

Miliki Ribuan Spot WiFi Gratis, Madiun Dikukuhkan sebagai Desa Sensor Mandiri Pertama di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.