2 Kubu Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Tawuran di Dalam Kampus

Kompas.com - 15/05/2017, 22:00 WIB
Dua kubu mahasiswa di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan terlibat saling serang sebelumnya akhirnya dilerai oleh aparat kepolisian. Senin, (15/5/2017). KOMPAS.com/ABDUL HAQDua kubu mahasiswa di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan terlibat saling serang sebelumnya akhirnya dilerai oleh aparat kepolisian. Senin, (15/5/2017).
|
EditorReni Susanti

GOWA, KOMPAS.com - Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar terlibat tawuran di dalam kampus. Tawuran terjadi di Kampus II Samata, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan terjadi pada pukul 16.00-17.30 Wita, Senin (15/5/2017).

Tawuran yang melibatkan mahasiswa Jurusan Arsitek dengan Jurusan Perencanaan Wilayah Kota (PWK) Fakultas Teknik ini pecah di sekitar Gedung C UIN Alauddin Makassar. Mahasiswa terlibat saling serang menggunakan batu dan balok kayu.

"Sudah selesai mata kuliah mau pulang tapi tiba-tiba baku lempar," kata Reny, salah seorang mahasiswi.

Aksi saling serang ini berlanjut hingga ke lapangan terbuka. Bahkan, satpam kampus kewalahan melerai kedua kubu yang bertikai.

(Baca juga: Buntut Saling Ejek Saat Pawai, Mahasiswa Unsri Tawuran Massal)

 

Tawuran ini berhenti setelah puluhan personel Polres Gowa tiba di lokasi dan langsung melerai kedua kubu yang bertikai. Dalam tawuran ini, tujuh mahasiswa terluka terkena lemparan batu dan seorang mahasiswa yang diduga provokator diamankan polisi.

Pihak kampus sendiri belum mengetahui penyebab tawuran. Hingga kini pihaknya berusaha mendamaikan dengan cara dialog yang melibatkan kedua kubu.

"Satu Fakultas namun berbeda jurusan dan kami tidak akan meliburkan perkuliahan dan sementara kami carikan solusi untuk mencegah tawuran," kata Prof Dr Aisyah, Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan UIN Alauddin Makassar.

(Baca juga: Dipicu Rebutan Pacar, Siswa Dua SMA di Polewali Mandar Tawuran)

Untuk mencegah tawuran susulan, mahasiswa diperintahkan meninggalkan kampus. Selain itu puluhan polisi bersiaga di dalam kampus untuk mengantisipasi peristiwa yang tidak diinginkan.

"Anggota tetap kami siagakan di lokasi guna mengantisipasi tawuran susulan," tutur AKP Al Habsy, Kepala Satuan (Kasat Sabhara) Polres Gowa. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sungai Parat Semarang Tercemar Limbah Babi, Peternak Akui Ada Kebocoran

Sungai Parat Semarang Tercemar Limbah Babi, Peternak Akui Ada Kebocoran

Regional
Pemerintah Butuh 65.000 Tenaga Kerja untuk Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW

Pemerintah Butuh 65.000 Tenaga Kerja untuk Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW

Regional
Lowongan PPK Pilkada Jember 2020 Diminati Milenial, Dibutuhkan 155 yang Daftar 1.041

Lowongan PPK Pilkada Jember 2020 Diminati Milenial, Dibutuhkan 155 yang Daftar 1.041

Regional
4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

Regional
Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Regional
Pelindo Bantah Kapalnya 'Kencing' di Laut dan Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Pelindo Bantah Kapalnya "Kencing" di Laut dan Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anaknya | Rambut Sukiyah Jadi Sarang Tikus

[POPULER NUSANTARA] Cerita Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anaknya | Rambut Sukiyah Jadi Sarang Tikus

Regional
Selain 8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Kakak Beradik Dicaci Maki di Depan Umum, Uang Sekolah Tak Dibayar

Selain 8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Kakak Beradik Dicaci Maki di Depan Umum, Uang Sekolah Tak Dibayar

Regional
Sempat Dikira Terjangkit Virus Corona, Pasien RSUP Adam Malik Ternyata hanya Flu Biasa

Sempat Dikira Terjangkit Virus Corona, Pasien RSUP Adam Malik Ternyata hanya Flu Biasa

Regional
Viral Kerajaan Kandang Wesi, Kepala Kesbangpolinmas: Tidak Ada Kerajaan di Garut

Viral Kerajaan Kandang Wesi, Kepala Kesbangpolinmas: Tidak Ada Kerajaan di Garut

Regional
Cerita Istri Bacok Suami di Probolinggo, Ketahuan Selingkuh hingga Takut Akan Dibunuh

Cerita Istri Bacok Suami di Probolinggo, Ketahuan Selingkuh hingga Takut Akan Dibunuh

Regional
Hati-hati Jika Melihat Ular Weling, Jika Digigit Belum Ada Anti Bisanya

Hati-hati Jika Melihat Ular Weling, Jika Digigit Belum Ada Anti Bisanya

Regional
Empat Pelajar SMP di Cianjur Jatuh ke Jurang, Satu Tewas

Empat Pelajar SMP di Cianjur Jatuh ke Jurang, Satu Tewas

Regional
5 Fakta Jenderal Polisi Gadungan yang Mengaku Bisa Luluskan ke Akpol

5 Fakta Jenderal Polisi Gadungan yang Mengaku Bisa Luluskan ke Akpol

Regional
Ini Alasan PAUD Tempat Penitipan Balita Tewas Tanpa Kepala di Samarinda Ditutup

Ini Alasan PAUD Tempat Penitipan Balita Tewas Tanpa Kepala di Samarinda Ditutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X