Kompas.com - 15/05/2017, 14:14 WIB
Aktivitas back up data e-KTP di Kantor Disdukcapil Kabupaten Semarang. KOMPAS.com/Syahrul MunirAktivitas back up data e-KTP di Kantor Disdukcapil Kabupaten Semarang.
|
EditorReni Susanti

UNGARAN, KOMPAS.com - Layanan e-KTP di 19 Kecamatan di Kabupaten Semarang mengalami gangguan menyusul ancaman serangan malware terhadap perangkat komputer bersistem Microsoft Windows.

Gangguan tersebut meliputi pengiriman data perekaman e-KTP dari kecamatan ke server di Kantor Disdukcapil Kabupaten Semarang.

"Pagi ini sementara masih kita lakukan instruksi dari kementrian Kominfo dan arahan Dirjen Dukcapil untuk back up data dan penguatan security. Diperkirakan jam 13.00 rekam cetak e-KTP di buka lagi," kata Padang, Administrator Database (ADB) Disdukcapil Kabupaten Semarang, Senin (15/5/2017) siang.

Menurut Padang, hingga pukul 12.00 proses back up data di Disdukcapil sudah selesai untuk Sistem Informasi Akta Kelahiran (SIAK) dan perekaman e-KTP. Sedangkan untuk data pencetakan e-KTP sedang dalam proses back up.

"Sementara firewall kita tutup dari kecamatan kita off-kan, sebab karakter virus ini jika sudah mengenai satu komputer bisa nyebar tanpa ada jaringan internet sekalipun. Namun untuk pelayanan sidik jari tidak terganggu kita pakai area network," imbuhnya.

(Baca juga: Begini Cara Menangkal Serangan "Ransomware" WannaCry)

 

Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Semarang Prayitno Sudharyanto mengatakan, pihaknya selaku penyedia jaringan internet di lingkungan Pemkab Semarang telah mengambil tindakan dengan mengeluarkan imbauan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD),

Senin (15/5/2017) dinihari ia mensosialisasikan mengenai langkah-langkah pencegahan terhadap serangan ransomere wanna cry.

"Kami sudah kirimkan imbauan melalui WA dan kami susul dengan surat resmi agar mematikan jalur internet dari jam 07.00 Wib, kemudian melakukan backup data secara mandiri dengan meng-copy data yang penting ke dalam flashdish atau hard disk external ," tuturnya.

(Baca juga: Sempat Terserang Ransomware, RS Dharmais Pastikan Data Pasien Aman)

Sementara bagi OPD yang mempunyai jaringan internet, selain jaringan internet dari Dinas Kominfo juga diimbau melakukan langkah yang sama. Yakni diwajibkan untuk menonaktifkan jaringan internet dan back up data secara mandiri.

Setelah proses back up selesai, jaringan internet bisa diaktifkan kembali.

"Jaringan internet akan aktif dan dapat diakses kembali pada jam 13.00. Sedangkan aplikasi yang menggunakan jaringan internal seperti Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) masih dapat diakses normal," imbuhnya.

Kompas TV Masyarakat Diminta Lakukan Antisipasi â??Malwareâ??

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X