Apa Kabar Nur Aini Gadis 16 Tahun yang Berjuang Melawan Kanker Tulang?

Kompas.com - 14/05/2017, 17:30 WIB
Nur Aini, pengidap kanker tulang ditemani orang tuanya terbaring di Rumah Sakit TNI Angkatan Darat, Lhokseumawe, Aceh, Jumat (12/5/2017) Kompas.com/MasriadiNur Aini, pengidap kanker tulang ditemani orang tuanya terbaring di Rumah Sakit TNI Angkatan Darat, Lhokseumawe, Aceh, Jumat (12/5/2017)
|
EditorCaroline Damanik

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com - Hingga hari keenam dirawat, Minggu (14/5/2017), Nur Aini (16) masih terbaring lemah di Rumah Sakit TNI Angkatan Darat, Lhokseumawe.

Dokter umum dan perawat rutin mengunjungi gadis asal Desa Alue Kejruen, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, yang tengah berjuang melawan kanker tulang itu.

“Besok dokter spesialis tulang baru masuk dinas ke rumah sakit ini. Kami harap, besok dokter bisa memberikan rekomendasi obat untuk kesembuhan kanker anak saya,” ujar sebut Nur Sidah, ibu dari Nur Aini, ketika dihubungi via telepon, Minggu sore.

Keluarga, lanjut Nur Sidah, masih menaruh harapan besar Nur Aini dapat disembuhkan dan meneruskan langkah menggapai cita-citanya menjadi ustazah.

“Kami harap, pengobatannya jangan dengan cara amputasi. Kalau bisa dioperasi saja,” ujarnya.

Dia belum mengetahui apakah rumah sakit itu melayani operasi kanker tulang atau mereka harus berpindah ke rumah sakit lainnya yang dirujuk.

“Semoga besok dokter memberikan kabar terbaik untuk kesembuhan putri saya,” harapnya.

(Baca juga: Perjuangan Nur Aini Melawan Kanker Tulang ...)

Nur Sidah mengatakan, putrinya sudah memberi bantuan dari berbagai pihak. Namun, belum ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

“Sampai sekarang belum ada bantuan dari pemerintah. Baru ada bantuan dari lembaga mahasiswa dan lembaga masyarakat. Saya harap, pemerintah bisa melihat anak saya,” tuturnya.

Nur Sidah berterima kasih kepada para dermawan yang membantu pengobatan anak keempat dari delapan bersaudara itu, misalnya dari mahasiswa dan lembaga dhuafa.

Pengurus Ikatan Lembaga Mahasiswa Keperawatan Aceh (Ilmaka), Ulul Azmi, menyebutkan, mereka sengaja datang ke rumah sakit untuk memberikan sedikit bantuan berupa uang tunai.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan. Jangan dilihat nilainya, namun lihatlah bagaimana keikhlasan kawan-kawan mahasiswa,” ungkap Ulul.

Nur Aini menderita kanker tulang sejak dua tahun terakhir. Betis kanannya luka sebesar bola kasti dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Alumnus Madrasah Tsnawiyah Swasta Peuto, Lhoksukon, Aceh Utara itu berharap bisa sembuh dan setelah itu belajar mengaji. Cita-citanya ingin menjadi ustazah.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X