ABK Dilaporkan Hilang di Laut, Diduga Saat Kapal Sibuk Tangkap Ikan - Kompas.com

ABK Dilaporkan Hilang di Laut, Diduga Saat Kapal Sibuk Tangkap Ikan

Kompas.com - 14/05/2017, 12:04 WIB
Kontributor Nunukan, Sukoco Tim Sar Basarnas Balikpapan Kalimantan Timur melakukan upaya pencarian terhadap Daniel (20) ABK kapal ikan KM Berkat Harapan GT 19 yang dilaporkan hilang di Perairan Lebuktutung Kabupaten Kutai Timur.

NUNUKAN, KOMPAS.com – Daniel (20), warga Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, dilaporkan hilang di laut saat sedang mencari ikan saat bertugas sebagai ABK kapal ikan KM Berkat Harapan GT 19.

Basarnas Balikpapan menyatakan, Daniel diketahui hilang setelah seluruh awak kapal selesai melakukan penangkapan ikan tongkol di perairan Lebuktutung, Kabupaten Kutai Timur.

"Kejadiannya Sabtu (14/5/2017) sekitar pukul 10.00 Wita, saat seluruh ABK selesai memasang jaring mata cincin atau jaring pagae. Juragan dan ABK yang lain baru tahu anggotanya hilang satu orang," ujar Kepala Seksi Operasi Basarnas Balikpapan, Octaviant, Minggu (14/05/2017).

Belum diketahui penyebab Daniel tiba-tiba menghilang dari kapal. Dia diduga hilang pada saat kapal bertemu dengan rombongan ikan tongkol di Perairan Lebuktutung.

KM Berkat Harapan GT 19 saat itu langsung memutar dan memasang jaring cincin untuk menangkap rombongan ikan tongkol yang lewat. Kesibukan masing-masing ABK membuat mereka tidak tahu pasti apa yang menyebabkan Daniel menghilang.

"Saat menemukan sekumpulan ikan tongkol yg sedang bermain di permukaan air, Berkat Harapan GT 19 langsung memutar. Tidak ada ABK yang melihat korban terjatuh," ucap Octavianto.

Juragan kapal, Rapi (50), warga Kutai Timur, yang mengetahui ada salah satu ABK-nya tidak ditemukan usai mencari ikan, langsung melakukan upaya pencarian malam itu juga.

Namun, hingga kini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan Daniel. Juragan kapal kemudian melaporkan hilangnya Daniel ke Polsek Sangkulirang.

"Kami langsung turunkan tim SAR setelah menerima laporan pukul 06:15 Wita," ucap Octavianto.

(Baca juga: Kapal Ikan Tenggelam, 6 ABK Hilang)

Kompas TV Kapal Tenggelam, 10 ABK Dapat Diselamatkan


EditorBayu Galih

Komentar

Terkini Lainnya

Cari Bibit Lombok, Seorang Warga Temukan Mayat Bayi yang Dikerubuti Lalat

Cari Bibit Lombok, Seorang Warga Temukan Mayat Bayi yang Dikerubuti Lalat

Regional
Pengacara Novanto Berharap Hakim Pertimbangkan Pembelaan Terdakwa

Pengacara Novanto Berharap Hakim Pertimbangkan Pembelaan Terdakwa

Nasional
Kim Jong Un Jenguk Korban Kecelakaan Bus Wisata di Rumah Sakit

Kim Jong Un Jenguk Korban Kecelakaan Bus Wisata di Rumah Sakit

Internasional
Bantah Ada Intimidasi, Polisi Tuding Bos First Travel Berbohong

Bantah Ada Intimidasi, Polisi Tuding Bos First Travel Berbohong

Nasional
Rhoma Irama Sebut Sudirman Said Penuhi Kriteria Pemimpin Muslim

Rhoma Irama Sebut Sudirman Said Penuhi Kriteria Pemimpin Muslim

Regional
Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

Regional
Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

Nasional
Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR

Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR

Megapolitan
Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

Nasional
Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

Nasional
Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

Internasional
Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

Regional
Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

Internasional
Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

Nasional
Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

Nasional

Close Ads X