Kompas.com - 13/05/2017, 23:03 WIB
|
EditorErlangga Djumena

KUPANG, KOMPAS.com - Ribuan warga dari berbagai elemen lintas agama di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), memadati halaman kantor gubernur setempat untuk melakukan aksi 1.000 lilin atas matinya keadilan di NKRI.

Selain aksi menyalakan lilin, warga juga menggelar aksi petisi dukung Ahok dengan membubuhkan tanda tangan pada spanduk berukuran 50 meter, Sabtu (13/5/2017) malam.

Aksi dukungan untuk Ahok di Kota Kupang, terhitung sudah digelar selama lima malam berturut-turut sejak Selasa (9/5/2017) lalu.

Dalam aksi itu juga terlibat anak-anak dan orang-orang jompo pun ikut terlibat sebagai bentuk kepedulian terhadap matinya demokrasi di Indonesia.

Warga menilai, keputusan hakim tidak berdasarkan fakta pengadilan, namun berdasarkan tekanan massa.

Ketua Pemuda Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Kota Kupang Ernes Blegur sebagai koordinator acara itu meminta pemimpin bangsa untuk tetap berkomitmen menjaga keutuhan NKRI.

Pemerintah sebut Ernes, harus bertindak tegas untuk menolak kelompok radikalisme. Ia juga meminta lembaga peradilan bertindak independen tanpa intervensi dari pihak manapun.

Pihaknya juga kata Ernes, mendesak pemerintah Provinsi NTT, DPR, tokoh agama dan tokoh pemuda untuk menfasilitasi pertemuan dengan Presiden Jokowi, paling lambat satu minggu ke depan.

“Tujuan para lita yakni ingin mendukung presiden untuk mewujudkan pemerintah yang bersih dan menjunjung tinggi nilai kebangsaan,” ucapnya.

Pantauan Kompas.com, sebelum aksi menyalakan lilin, para pemuda dan pemudi Kota Kupang membacakan puisi secara bergantian di halaman depan kantor Gubernur NTT dan disaksikan oleh ribuan warga lainnya.

Usai aksi seribu lilin dilanjutkan doa bersama dan konser akbar dengan menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Warga Kota Kupang, berkomitmen akan terus menggelar aksi ini sampai tuntutan mereka terpenuhi.

Baca juga: Ada Larangan Polisi, Aksi 1.000 Lilin untuk Ahok Tetap Berlangsung di Ambon

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Regional
KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

Regional
Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Regional
Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Regional
Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Regional
Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.