Perjuangan Nur Aini Melawan Kanker Tulang ...

Kompas.com - 13/05/2017, 22:40 WIB
Kompas TV Siswa Penderita Kanker Tulang Ikut UN
|
EditorErlangga Djumena

“Tahun lalu, dokter menyatakan kanker tulang anak saya ini masih bisa dioperasi. Sekarang ini saya sudah tidak tahu. Katanya sudah masuk kategori kanker ganas,” ujar Zulkifli.

Setiap kali orang tuanya berbicara, Nur Aini memperhatikannya. Tanpa mengeluarkan sepatah kata pun. Matanya nanar.

“Ada yang sakit nak?” tanya Nur Sidah pada anak keempatnya itu.

Nur Aini hanya menggeleng pelan.

Kanker tulang itu baru diketahui ketika Nur Aini tamat di Madrasah Tsnawiyah Swasta Peuto, Desa Mayang, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara.

Saat itu dia ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang madrasah aliyah. Namun, kanker menghentikan langkahnya.

Meski sudah mulai terasa sakit, Nur Aini masih sempat kursus menjahit. Dengan kaki yang terasa nyeri dia belajar menjahit di desanya selama enam bulan. Setelah itu, dia terbaring lemah tak bisa berjalan lagi.

“Saya ingin masuk pesantren. Ingin menjadi ustazah," katanya pelan.

Setelah itu dia memejamkan mata. Tak mau berbicara lagi. Orang tuanya berharap para dermawan membantu kesembuhan putrinya.

“Jika memungkinkan jangan amputasi. Kasihan anak gadis saya tanpa kaki,” kata Nur Sidah.

Untuk berobat memang gratis menggunakan layanan BPJS Kesehatan. Namun, kedua orang tua itu bahkan tak memiliki uang yang cukup menemani perawatan anaknya di rumah sakit. BPJS sejauh ini tak menyediakan dana pendamping pasien.

“Kami ini hanya petani. Hanya berharap dari hasil sawah. Itu pun sawah milik orang, hasilnya bagi dua. Anak kami delapan, adik-adiknya juga masih ada empat lagi yang sekolah,” kata Nur Sidah.

Malam terus merangkak. Keluarga itu terus berdoa. Sang ayah menuju mushala, melaksanakan shalat Isya sembari berdoa kepulihan putrinya.

Sementara Nur Aini terus berharap bisa segera pulih dan belajar ke pesantren. Dia ingin mendalami ilmu agama Islam.

Baca juga: Anak Menderita Hidrosefalus, Suami Terkena Kanker, Buruh Tani Ini Hanya Bisa Pasrah

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Sesama Jenis Ini Ditangkap Polisi, Berawal dari Kepergok Warga

Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Sesama Jenis Ini Ditangkap Polisi, Berawal dari Kepergok Warga

Regional
Kekesalan Chef Arnold karena Tagihan Listrik Capai Rp 10 Juta, Dampak Penghentian Petugas Baca Meter

Kekesalan Chef Arnold karena Tagihan Listrik Capai Rp 10 Juta, Dampak Penghentian Petugas Baca Meter

Regional
Perjalanan Ani Pegawai Bank Jatim, Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 Miliar untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Perjalanan Ani Pegawai Bank Jatim, Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 Miliar untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Regional
Jenazah Pasien Covid-19 Dibawa ke Provinsi Lain oleh Keluarga, Gugus Tugas Kaltim: Potensi Besar Penularan

Jenazah Pasien Covid-19 Dibawa ke Provinsi Lain oleh Keluarga, Gugus Tugas Kaltim: Potensi Besar Penularan

Regional
Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks di Kamar Hotel, 37 Pasangan ABG Diamankan Beserta Kondom dan Obat Kuat

Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks di Kamar Hotel, 37 Pasangan ABG Diamankan Beserta Kondom dan Obat Kuat

Regional
Pengasuh Ponpes di Wonogiri dan 6 Keluarganya Positif Covid-19, Bupati: Klaster Pondok Sempon

Pengasuh Ponpes di Wonogiri dan 6 Keluarganya Positif Covid-19, Bupati: Klaster Pondok Sempon

Regional
Miris, Diduga Hendak Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks, 37 Pasangan ABG Diamankan di Kamar Hotel

Miris, Diduga Hendak Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks, 37 Pasangan ABG Diamankan di Kamar Hotel

Regional
UPDATE Corona Gunungkidul 10 Juli: Tambah 5 Pasien Positif, 1 Pasien Dinyatakan Sembuh

UPDATE Corona Gunungkidul 10 Juli: Tambah 5 Pasien Positif, 1 Pasien Dinyatakan Sembuh

Regional
Jenazah Covid–19 di RS Haji Darjad Samarinda Dimakamkan Pihak Keluarga

Jenazah Covid–19 di RS Haji Darjad Samarinda Dimakamkan Pihak Keluarga

Regional
Pondok Pesantren Sempon Jadi Klaster Baru Covid-19 di Wonogiri

Pondok Pesantren Sempon Jadi Klaster Baru Covid-19 di Wonogiri

Regional
6 Keluarga Pengasuh Pondok Pesantren di Wonogiri Positif Covid-19

6 Keluarga Pengasuh Pondok Pesantren di Wonogiri Positif Covid-19

Regional
Gelar Rapid Test Massal, 19 Dosen Unhas Reaktif Covid-19

Gelar Rapid Test Massal, 19 Dosen Unhas Reaktif Covid-19

Regional
Sekolah Tatap Muka di Sukabumi Belum Bisa Dilaksanakan 13 Juli 2020

Sekolah Tatap Muka di Sukabumi Belum Bisa Dilaksanakan 13 Juli 2020

Regional
Tambah 132 Pasien, Positif Covid-19 di Sulut Kini 1.561 Kasus

Tambah 132 Pasien, Positif Covid-19 di Sulut Kini 1.561 Kasus

Regional
Gubernur Khofifah Tak Ikut Iring-iringan Mobil Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertosono

Gubernur Khofifah Tak Ikut Iring-iringan Mobil Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertosono

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X