Kompas.com - 13/05/2017, 21:21 WIB
Indonesia Community Day 2017 digelar di Plaza Pasar Ngasem, Yogyakarta (13/5) KompasianaIndonesia Community Day 2017 digelar di Plaza Pasar Ngasem, Yogyakarta (13/5)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 27 komunitas terlibat dalam pestanya komunitas se-Indonesia yang diselenggarakan Kompasiana di Plaza Pasar Ngasem, Jalan Polowijan, Kota Yogyakarta, Sabtu (13/5/2017).

Even tingkat regional yang merangkul berbagai komunitas, netizen, dan bloger itu disebut-sebut baru dilakukan pertama kali di Indonesia.

Nurulloh, Asisten Manajer Konten dan Produk Kompasiana, mengatakan, kegiatan bertajuk Indonesia Community Day (ICD) itu berjalan sukses dan lancar. Komunitas, netizen, blogger, yang terlibat dalam ICD 2017 menayangkan konten positif di berbagai platform.

"Kegiatan ini sudah menjadi wadah atau medium inspirasi aksi positif yang jadi kampanye kami selama ini," kata Nuruloh di Plaza Pasar Ngasem.

Dia mengatakan, kegiatan serupa akan dilakukan setiap tahunnya setelah melihat keberhasilan pelaksanaan ICD 2017. Menurut dia, pelaksanaan ICD akan dilakukan di kota-kota yang memiliki komunitas seperti di Yogyakarta.

"Kami merangkul komunitas bikin aksi yang setiap temanya berbeda. Untuk lokasi baru bayangan, entah di timur Jawa atau timur Indonesia. Tapi tempatnya belum dipastikan," ujarnya.

Dia menyebutkan, alasan dipilihnya Yogyakarta sebagai lokasi pelaksanaan ICD 2017 itu berdasarkan berbagai pertimbangan. Pertama, kata dia, letak geografis Yogyakarta yang berada di tengah-tengah indonesia.

"Harapannya teman dari barat dan timur datang ke sini. Selain itu, perkembangan komunitas di Yogyakarta konsisten sehingga kami percaya diri mengadakan even di sini," sebutnya.

Tak hanya sebagai wadah berkumpul antarkomunitas, kata dia, ICD juga memiliki beragam kegiatan talkshow bersama komunitas Ketjilbergerak, workshop bersama Papermoon Puppet Theatre, dan lainnya. Harapannya, kegiatan itu aktif menginspirasi dan menghasilkan aksi positif kepada pengunjung yang datang.

"Kami ingin buat acara bukan hanya berlangsung padahari H saja, tapi ada sesuatu yang yang dihasilkan. Makanya kami rangkul masyarakat digital Jogja untuk sama-sama kampanye konten positif. Komunitas buat kegiatan kami hanya suporting," kata dia.

COO Kompasiana Iskandar Zulkarnaen mengatakan, komunitas yang ikut acara ini bisa saling berbagi inspirasi sekaligus mengedukasi masyarakat.

"Kami ingin memberikan insight, keragaman dan kreativitas pada peserta yang hadir dari konten yang dikembangkan oleh komunitas yang ada di sana," ujar Iskandar.

Baca juga: Cerita Mahasiswa UGM Main Teater Boneka di ICD 2017

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.