Dibubarkan di Pantai Losari, Aksi 1.000 Lilin untuk Ahok Pindah ke Halaman RS - Kompas.com

Dibubarkan di Pantai Losari, Aksi 1.000 Lilin untuk Ahok Pindah ke Halaman RS

Kompas.com - 13/05/2017, 20:31 WIB
KOMPAS.com/Hendra Cipto Aksi 1.000 lilin akhirnya jadi digelar di halaman RS Stellamaris setelah diusir oleh puluhan orang beratribut FPI di Anjungan Pantai Losari, Sabtu (13/5/2017) malam.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Dibubarkan paksa oleh puluhan orang beratribut  FPI di Anjungan Pantai Losari Makassar, ratusan peserta aksi 1.000 lilin untuk Ahok akhirnya pindah di halaman RS Stellamaris, Sabtu (13/5/2017) malam.

Mereka menggelar aksi 1.000 lilin untuk Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Cahja Purnama atau Ahok atas putusan hukuman 2 tahun penjara.

Dari Anjungan Pantai Losari, ratusan orang masuk ke halaman RS Stellamaris. Sementara kelompok yang menolak aksi tersebut berupaya menerobos puluhan Brimob bertameng dan pentungan yang berjaga di depan pintu pagar.

Sambil membakar lilin, peserta aksi 1000 lilin menyanyikan lagu-lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Adapun kelompok penolak terus berupaya menerobos petugas keamanan sambil teriak-teriak "Ini Makassar, Bukan Jakarta," teriak mereka.

Sesekali lemparan terlihat dari luar halaman RS Stellamaris ke arah massa aksi 1.000 lilin.

Namun lemparan-lemparan dari luar Jl Penghibur ke halaman RS Stellamaris tidak dihiraukan.

Baca juga: Aksi 1.000 Lilin untuk Ahok di Kefamenanu akan Digelar 7 Hari

Berselang 30 menit kemudian, Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, Kapolrestabes Makassar, Kombes Endi Sutendi dan Dandim 1408 BS, Letkol (Kav) Otto Sollu datang menenangkan situasi.

Saat para pejabat di Makassar ini datang, peserta aksi 1.000 lilin langsung curhat. Mereka menyebut diusir saat hendak menggelar doa dan membakar lilin untuk Ahok.

Curhatan-curhatan massa aksi 1.000 lilin pun ditampung dan Walikota Makassar berupaya menenangkan mereka.

Walikota Makassar yang akrab disapa Danny ini kemudian memberikan pengertian kepada massa 1.000 lilin.

"Mau Makassar aman dan damai. Ayo semua pulang dulu, nanti dibicarakan dan dilanjutkan aksinya. Biar situasi tenang dulu," kata Danny.

Peserta aksi 1.000 lilin pun terpaksa pulang dengan raut wajah yang sangat kecewa.

Selanjutnya, Danny beserta Kapolrestabes Makassar dan Dandim 1408 BS mendatangi massa yang menolak aksi 1.000 lilin.

Danny meminta mereka agar membubarkan diri, karena aksi 1.000 lilin tidak lagi berlangsung.

Saat ini, situasi sudah mulai kondusif. Ratusan aparat kepolisian, TNI dan Satpol PP Pemkot Makassar berjaga di sekitar RS Stellamaris dan Anjungan Pantai Losari.

Baca juga: Massa Beratribut FPI Bubarkan Aksi 1.000 Lilin untuk Ahok di Pantai Losari

Kompas TV Warga Rantepao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, menggelar aksi menyalakan seribu lilin.


EditorErlangga Djumena

Terkini Lainnya

Kerugian Negara Dikembalikan, Pejabat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Sampah Tidak Ditahan

Kerugian Negara Dikembalikan, Pejabat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Sampah Tidak Ditahan

Regional
Alasan 6 KPU Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih

Alasan 6 KPU Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih

Nasional
Universitas Brawijaya Raih Juara Umum UTU Award 2018

Universitas Brawijaya Raih Juara Umum UTU Award 2018

Edukasi
Sebuah Gudang Bank BNI di Kota Palopo Terbakar

Sebuah Gudang Bank BNI di Kota Palopo Terbakar

Regional
KPK Telusuri Pembahasan Rencana Tata Ruang Terkait Proyek Meikarta

KPK Telusuri Pembahasan Rencana Tata Ruang Terkait Proyek Meikarta

Nasional
Pekerja Proyek Pembangunan Bandara NYIA Tewas Setelah Terjatuh ke Saluran Air

Pekerja Proyek Pembangunan Bandara NYIA Tewas Setelah Terjatuh ke Saluran Air

Regional
Saat Ketua KPK Blusukan ke Sungai Mahakam dan Temukan Penumpukan Batubara Ilegal

Saat Ketua KPK Blusukan ke Sungai Mahakam dan Temukan Penumpukan Batubara Ilegal

Regional
Tim Mapagama UGM Siap Arungi Sungai Franklin Australia

Tim Mapagama UGM Siap Arungi Sungai Franklin Australia

Edukasi
Kasus Jamal Khashoggi, Saudi Tak Bakal Turuti Permintaan Turki

Kasus Jamal Khashoggi, Saudi Tak Bakal Turuti Permintaan Turki

Internasional
Poster Jokowi-Ma'ruf Dipasang di Tempat Ibadah di Garut, Tim Lakukan Investigasi

Poster Jokowi-Ma'ruf Dipasang di Tempat Ibadah di Garut, Tim Lakukan Investigasi

Nasional
6 Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu

6 Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu

Nasional
Kronologi Pelaku Perampokan Sopir Taksi 'Online' Serahkan Diri karena Takut Ditembak Polisi

Kronologi Pelaku Perampokan Sopir Taksi "Online" Serahkan Diri karena Takut Ditembak Polisi

Regional
Kelompok Kerja Guru Mandiri Melawan 'Efek Mattew' di Kaltara

Kelompok Kerja Guru Mandiri Melawan 'Efek Mattew' di Kaltara

Edukasi
Jika Perang Lawan Rusia dan China, AS Terancam Kalah

Jika Perang Lawan Rusia dan China, AS Terancam Kalah

Internasional
Kisah Henita Cari Anak Pasca-gempa di Petobo, Melacak dengan Cinta hingga Ucapan Ulang Tahun

Kisah Henita Cari Anak Pasca-gempa di Petobo, Melacak dengan Cinta hingga Ucapan Ulang Tahun

Regional

Close Ads X