Kecewa Vonis Ahok, Warga Kupang Ini Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Kompas.com - 11/05/2017, 23:10 WIB
Kompas. com/Sigiranus Marutho Bere Bendera mereah putih di pasang setengah tiang di depan kediaman David Frans Kenenbudi di Kelurahan Tuak Daun Merah, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Kamis (11/5/2017)

KUPANG, KOMPAS.com - Seorang warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) David Frans Kenenbudi, bereaksi dengan memasang bendera merah putih setengah tiang di kediamannya sekaligus tempat usahanya di Kelurahan Tuak Daun Merah, Kecamatan Oebobo.

David memasang bendera setengah tiang karena kecewa terhadap putusan Pengadilan Jakarta Utara yang menjatuhkan vonis dua tahun penjara terhadap Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Dua jam setelah vonis dua tahun penjara terhadap Ahok, saya langsung pasang bendera setengah tiang di depan rumah sebagai tanda matinya hukum Indonesia. Ini adalah ekspresi kekecewaan saya,” kata David kepada Kompas.com, Kamis (11/5/2017) malam.

David mengatakan, hal itu dilakukan sebagai ungkapan kekecewaan secara pribadi. Menurut David, vonis tersebut tidak adil untuk Ahok dan sebagai kecacatan hukum di Indonesia.

“Bagaimana mungkin sebuah vonis dijatuhkan karena khawatir dan takut terhadap tekanan massa. Sebagian besar saksi ahli menyatakan tidak ada pelanggaran hukum dan sebagian besar saksi perkara tidak menganggap sebagai penistaan, tetapi tetap saja divonis dua tahun penjara,” tegas David.

David mengaku menyukai sosok Ahok yang jujur, bekerja dengan hasil yang baik, hingga telah banyak membuat perubahan baik. Menurut dia, Ahok adalah pahlawan antikorupsi.

Baca: Ribuan Warga di Bali Nyalakan Lilin untuk Ahok

“Ada banyak teman saya lakukan hal yang sama (pasang bendera setengah tiang). Sekitar lebih dari 50 orang yang pasang bendera setengah tiang. Kita tetap pasang bendera setengah tiang sampai sekarang dan belum tahu sampai kapan kita pasang bendera secara penuh,” ungkapnya.

David sadar, bahwa apa yang dilakukannya tidak bisa merubah apapun terkait vonis hakim itu, namun ia berharap dengan reaksi pemasangan bendera setengah tiang ini bisa mengajak orang-orang yang kecewa terhadap vonis Ahok bisa dapat berekpresi dengan baik.

Sementara itu, Anggota DPRD NTT Jefry Unbanunek mendukung penuh aksi pengibaran bendera setengah tiang yang dilakukan oleh David tersebut.

Menurut Jefry, apa yang dlakukan oleh David perlu dihargai karena vonis penjara selama dua tahun terhadap Ahok dinilainya memilik dampak yang sangat besar terhadap keutuhan negara ini.

“Kita berharap pak Ahok bisa bebas dari hukumannya dan kita juga minta agar paham radikalisme dan intoleransi di Indonesia bisa diberantas sampai akar – akarnya,” ujar politisi PKPI asal Kabupaten Timor Tengah Selatan itu.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Habis Pemilu, Terbitlah Tudingan Curang...

Habis Pemilu, Terbitlah Tudingan Curang...

Nasional
Pernyataan 'People Power' Eggi Sudjana yang Berakhir dalam Laporan di Kepolisian

Pernyataan "People Power" Eggi Sudjana yang Berakhir dalam Laporan di Kepolisian

Megapolitan
Putin Mudahkan Pengurusan Paspor Rusia untuk Separatis Ukraina

Putin Mudahkan Pengurusan Paspor Rusia untuk Separatis Ukraina

Internasional
Napi di Jayapura Kabur Gunakan Kain Sarung, 9 Ditangkap dan 1 Buron

Napi di Jayapura Kabur Gunakan Kain Sarung, 9 Ditangkap dan 1 Buron

Regional
Sosiolog hingga Ahli Bahasa Akan Bersaksi di Sidang Ratna Sarumpaet

Sosiolog hingga Ahli Bahasa Akan Bersaksi di Sidang Ratna Sarumpaet

Megapolitan
[POPULER NUSANTARA] KPK Periksa Wali Kota Tasikmalaya | Kisah Noldus, Penyandang Disabilitas Nyaleg dengan Modal Rp 10 Juta

[POPULER NUSANTARA] KPK Periksa Wali Kota Tasikmalaya | Kisah Noldus, Penyandang Disabilitas Nyaleg dengan Modal Rp 10 Juta

Regional
PDI-P Sebut Cucu Bung Karno Borong Suara di Dapil Jatim 1

PDI-P Sebut Cucu Bung Karno Borong Suara di Dapil Jatim 1

Regional
Viral, Penumpang Wanita Alami Pelecehan Seksual Saat Naik Kereta Jakarta-Surabaya

Viral, Penumpang Wanita Alami Pelecehan Seksual Saat Naik Kereta Jakarta-Surabaya

Megapolitan
Rumah Diterjang Banjir Rob, 37 Warga Karawang Mengungsi

Rumah Diterjang Banjir Rob, 37 Warga Karawang Mengungsi

Regional
Migran Balita Ditemukan Menangis Sendirian di Ladang Jagung Texas

Migran Balita Ditemukan Menangis Sendirian di Ladang Jagung Texas

Internasional
KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

Nasional
[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

Megapolitan
Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Internasional
Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Nasional
Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Megapolitan

Close Ads X