Kompas.com - 11/05/2017, 22:38 WIB
Dua polisi wanita sedang mencabut batang ganja di Dusun Lhok Drien, Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Kamis (11/5/2017) Kompas.com/MasriadiDua polisi wanita sedang mencabut batang ganja di Dusun Lhok Drien, Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Kamis (11/5/2017)
|
EditorDian Maharani

ACEH UTARA, KOMPAS.com - Polres Aceh Utara melibatkan polisi wanita dalam pemusnahan hutan yang ditanami ganja di Dusun Lhok Drien, Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Kamis (11/5/2017). Sebanyak delapan polisi wanita di Polres Aceh Utara ikut dalam operasi kali ini.

Para polisi wanita ini tidak kalah gesit dengan polisi pria dan personel TNI yang bergabung dalam pemusnahan kebun ganja itu.

Dua polisi wanita Nova dan Della misalnya terlihat agresif mencabut batang ganja. Mereka menumpukan tanaman ganja tersebut, lalu dibakar.

Baca: Fidelis yang Merawat Istri dengan Ganja Jalani Sidang Perdana

Sebagian batang ganja itu bahkan mencapai dua meter. Artinya lebih tinggi pohon ganja di banding polisi wanita itu. Meski begitu, mereka terlihat cekatan mencabut batang ganja.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Untung Sangaji, menyebutkan pemusnahan ladang ganja itu dimulai sejak kemarin. Tidak mudah menuju lokasi pemusnahan batang ganja.

"Ini luasnya tiga hekatre hutan ganja, sebelumnya delapan hektare. Totalnya berarti 11 hektare ladang ganja sudah kita temukan," kata pria yang namanya mencuat saat menembak mati teroris di Jalan Thamrin, Sarinah, Jakarta Pusat tahun lalu itu.

Penemuan ladang ganja ini berawal dari tertangkapnya dua orang kurir pembawa ganja di lintas nasional Jalan Medan-Banda Aceh, Desa Teupin Punti, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara.

Keduanya berinisial MB (17) dan MS (18) warga Desa Uteun Punti, Kecamatan Sawang, Aceh Utara.

Untung menyebutkan, sebagian batang ganja dibawa ke Mapolres Aceh Utara untuk barang bukti. Selebihnya, dimusnahkan dengan cara dibakar.

Baca: TNI-Polri Musnahkan 2 Hektare Ladang Ganja Siap Panen di Nagan Raya

Selain memusnahkan ladang ganja, polisi juga sudah menyisir kawasan hutan di pedalaman Aceh Utara itu untuk memastikan tidak ada ladang ganja lainnya.

“Sudah kita sisir kawasan hutan itu, tidak kita temukan ladang ganja lainnya. Kami imbau warga Aceh Utara untuk sama-sama dengan aparat kepolisian memusnahkan ladang ganja, memberi tahu polisi jika ada gerakan pengedar narkoba dan sama-sama kita perang lawan narkoba,” pungkas Untung.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X