Kompas.com - 10/05/2017, 08:14 WIB
- KOMPAS/HERU SRI KUMORO-
|
EditorReni Susanti

SURABAYA, KOMPAS.com - Tambang emas Tumpang Pitu Banyuwangi, Jawa Timur, awal Juni nanti mulai beroperasi. Hingga akhir 2017, tambang emas di Desa Pancer, Kecamatan Pesanggaran ini ditarget bisa memproduksi 100 ribu ons emas.

"Hingga akhir 2017, kita target bisa memproduksi 100.000 ons emas dan tembaga," kata Direktur Utama PT Bumi Suksesindo, Cahyono Seto, seusai menandatangani MoU pengamanan obyek vital nasional tambang emas Tumpang Pitu Banyuwangi di Surabaya, Rabu (10/5/2017).

Semula, sambung Cahyono, tambang emas seluas 996 hektare tersebut dijadwalkan beroperasi awal 2017. "Namun ada kendala pemasangan instalasi listrik, sehingga awal produksi molor hingga saat ini," jelasnya.

Pihaknya memastikan, komposisi pekerja tambang emas akan lebih banyak melibatkan warga lokal dengan prosentase 80 persen dan 20 persen. "Kita juga sudah siapkan banyak program pemberdayaan untuk masyarakat sekitar tambang," tambahnya.

Kemarin, pihaknya menandatangani kesepahaman bersama dengan Polda Jawa Timur dalam hal pelaksanaan pengamanan di tambang emas Tumpang Pitu sebagai obyek vital nasional.

(Baca juga: Polisi Siapkan Pengamanan Khusus di Tambang Emas Tumpang Pitu)

 

Pengamanan khusus tersebut setelah wilayah tersebut ditetapkan sebagai obyek vital nasional oleh Kementerian Energi Dan Sumberdaya Mineral, Februari tahun lalu. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X