Amankan Waisak, 1.500 Personel Gabungan Berjaga di Candi Borobudur

Kompas.com - 10/05/2017, 07:00 WIB
Para biksu dan umat menyalakan lilin dengan api abadi di altar Candi Mendut, Mungkid, Magelang, Selasa (9/5/2017). Kontributor Magelang, Ika FitrianaPara biksu dan umat menyalakan lilin dengan api abadi di altar Candi Mendut, Mungkid, Magelang, Selasa (9/5/2017).
|
EditorReni Susanti

MAGELANG, KOMPAS.com - Sebanyak 1.500 personel polisi diterjunkan untuk mengamankan prosesi perayaan Hari Tri Suci Waisak 2561 BE/2017 di Candi Mendut dan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, 10-11 Mei 2017.

Kepala Polres Magelang AKBP Hindarsono mengatakan, pengamanan dilakukan demi menjamin kenyamanan dan keamanan umat Buddha serta masyarakat yang tengah melakukan ibadah pada peringatan hari besar Waisak.

"Meskipun pada Waisak tahun ini tidak ada tamu VVIP, namun pengamanan tetap kita optimalkan. Karena tempat perayaan Waisak ini adalah tempat strategis dan mengundang massa," jelas Hindarsono, Selasa (9/5/2017).

Hindarsono menjelaskan, seluruh anggota yang dikerahkan terdiri dari Polda Jawa Tengah, Polres Magelang Kota dan sekitarnya serta Brimob Polda Jateng. Tidak hanya itu, aparat dari instansi lain juga dilibatkan seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Kodim 0705/Magelang.

(Baca juga: Jalur Lalu Lintas ke Candi Borobudur Dialihkan Selama Waisak)

 

Pengamanan yang diperketat, sambung Hindarsono, di zona I candi Borobudur. Sebab candi tersebut menjadi lokasi utama perayaan Waisak tahun ini. Pengamanannya menggunakan sistem ring di lokasi utama hingga beberapa radius di luar lokasi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ring dibagi menjadi tiga, yang masing-masing diterapkan ketentuan pengamanan yang berbeda. "Khusus ring 1 nanti benar-benar steril, kemudian ada juga ring 2 dan 3 sesuai tingkatan," cetus Hindarsono.

Pihaknya membentuk tim khusus yang bertugas menjaga keamanan Waisak di Candi Borobudur ini. Tim sterilisasi ini terdiri dari satuan Brimob dan tim Quick Respon Team (QRT) dari Polres Magelang yang melakukan back up.

(Baca juga: Lampion dan Pesan Waisak untuk Pemimpin Bangsa Indonesia...)

 

Sebelumnya, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono menyebutkan, sebanyak 1.256 personel dikerahkan selama peringatan hari raya umat Buddha ini.

Bahkan pengamanan tidak hanya saat puncak acara namun sejak umat mengadakan Bakti Sosial di Taman Lumbini Borobudur akhir pekan lalu, pengambilan air suci di Umbul Jumprit Temanggung, dan pengambilan api dharma di Mrapen Grobogan.

"Pengamanan dilakukan di seluruh rangkaian perayaan Waisak, hingga puncak kegiatan keagamaan di Candi Borobudur Magelang 11 Mei 2017. Kami harapkan kegiatan ibadah berlangsung lancar dan aman," pungkasnya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X