Dedi Mulyadi: Perindo Sudah Seperti Keluarga

Kompas.com - 09/05/2017, 22:37 WIB
IRWAN NUGRAHA/KOMPAS.com Bangunan Kantor Desa Bungursari, Kabupaten Purwakarta.

BANDUNG, KOMPAS.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, pihaknya tidak membeda-bedakan dalam menjalin kerja sama dan persahabatan. Termasuk menjalin kerja sama koalisi dengan Partai Perindo.

"Setiap bersahabat dengan siapapun pasti ada maknanya, saling menunjang. Jangankan sama Perindo yang dipimpin Pak Harry Tanoe, dengan kelompok yang anggotanya cuma lima pun bagi saya persahabatan penting," kata Dedi Mulyadi seusai mengunjungi kantor DPW Partai Perindo Jawa Barat, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Selasa (9/5/2017).

Baca juga: Hary Tanoe: Dedi Mulyadi Sudah Ikut Memakmurkan Jawa Barat

Dedi tidak memungkiri bahwa Partai Perindo merupakan partai politik yang mampu mem-branding partai cukup baik beberapa tahun ke belakang meski baru bisa ikut terjun di perpolitikan Indonesia pada pemilu tahun 2019 mendatang. Pasalnya, Perindo memiliki jaringan media massa yang terbilang komplit di bawah MNC Group. 

"Perindo ini partai politik yang memiliki branding memadai. Perindo lebih untung dibanding parpol lain. Memiliki kapital memadai, memiliki jaringan media cukup baik seperti media online, media sosial, sampai televisi. Satelit aja punya sendiri. Tinggal bagaimana mengelola manajemen dan isu -isu strategis yang memadai," tuturnya.

Dedi mengatakan, kerja sama dengan Perindo bersifat kekeluargaan. 

"DPW Perindo dan DPP Perindo sudah seperti keluarga. Keluarga itu nilainya lebih tinggi dari politik. Hidup itu yang penting menjalani, jangan suka ngomong hasil. Bagi saya berpolitik adalah seni untuk berkomunikasi. Berpolitik seni untuk berbuat kebaikan," tandasnya. 

Di tempat yang sama, Ketua DPW Partai Perindo Jawa Barat, Ade Wardhana mengatakan, Partai Perindo menilai Dedi Mulyadi sebagai salah satu pemimpin terbaik di Jawa Barat.

Baca juga: Jelang Pilkada Jabar, Dedi Mulyadi Sebut Tidak Ada Koalisi Permanen

Untuk itu, Dedi didaulat untuk menjadi pembicara dalam sekolah politik di kantor DPW Partai Perindo Jawa Barat, Selasa sore.

"Kang Dedi ini bagus, kepemimpinannya selama dua periode di Purwakarta cukup memuaskan, yang pendapatan asli daerah (PAD) kecil, tapi beliau bisa membawa perubahan di Purwakarta. Dulu Purwakarta kota pensiunan, sekarang jadi kota wisata. Itu luar biasa," pungkasnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X