Langgar Hukum Adat, Satu Rumah di Jeneponto Dibakar Massa

Kompas.com - 08/05/2017, 14:52 WIB
Ilustrasi kebakaran ShutterstockIlustrasi kebakaran
|
EditorReni Susanti

JENEPONTO, KOMPAS.com - Ratusan orang menyerang dan membakar sebuah rumah di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Rumah tersebut dibakar karena penghuninya dinilai telah melanggar adat. 

Pemilik rumah adalah pasangan suami isteri yang sebelumnya telah diasingkan oleh warga lantaran kawin lari atau menikah di bawah tangan. Pembakaran dilakukan oleh ratusan kerabat WA (32). 

WA (32) merupakan mantan suami RI (22). Sebelumnya RI minggat dan menikah di bawah tangan dengan RA (30) tahun 2016 lalu. Saat itu, beberapa kali keluarga WA akan melakukan penyerangan, namun dicegah polisi dan pemerintahan setempat. 

Dari hasil mediasi, disepakati RI dan RA harus meninggalkan kampung halaman karena dinilai melanggar hukum adat. Namun belakangan, RI dan RA kembali ke kampung halamannya dan membuat kerabat WA geram.

Massa langsung menyerang dan membakar rumah panggung milik RA, Minggu (7/5/2017) pukul 22.15 Wita. Polisi pun sempat kewalahan mengantisipasi amukan warga.

Rumah yang berada di Balangloe, Kelurahan Balangberu, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan ini baru padam setelah lima unit mobil pemadam kebakaran berupaya memadamkan api.

Sementara RA dan RI berhasil dievakuasi polisi sebelum ratusan warga tiba di lokasi.

"Dari dulu mau diserang tapi ada kesepakatan bahwa dia akan tinggalkan kampung tapi buktinya dia kembali. Ini masalah adat yang membuat keluarga kami malu dan tercoreng," ujar Mala, kerabat WA yang kini diperiksa kepolisian, Senin (8/5/2017). 

Kapolsek Binamu, AKP Abdul Rahim mengaku sudah empat kali melakukan mediasi. Dari pertemuan tersebut disepakati secara tertulis agar sama-sama menjaga daerah tetap kondusif. 

"Namun kami masih siapkan petugas untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan" tutur Abdul Rahim.

 

(Baca juga: Presiden Dinyatakan Bersalah Terkait Kebakaran Hutan di Indonesia)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Regional
Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Regional
Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Regional
Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Regional
Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Regional
Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Regional
Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Regional
Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Regional
Saat 'New Normal', Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Saat "New Normal", Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X