Ada 36 Warga Eks Lokalisasi Dolly yang Mengidap HIV

Kompas.com - 04/05/2017, 21:43 WIB
Razia rumah kost di sekitar Gang Dolly Surabaya. KOMPAS.com/Achmad FaizalRazia rumah kost di sekitar Gang Dolly Surabaya.
|
EditorCaroline Damanik

SURABAYA, KOMPAS.com - Meski sudah ditutup tiga tahun lalu, lokalisasi Dolly Surabaya masih meninggalkan bekas. Di kawasan eks lokalisasi Dolly, saat ini masih ada 36 warga yang mengidap virus HIV.

Menurut hasil pendataan pada 2016 oleh Dinas Kesehatan Kota Surabaya, jumlah itu menurun drastis dari tiga tahun terakhir sejak lokalisasi Dolly ditutup pada 2014.

"Saat itu, ada 110 penduduk di kawasan tersebut yang positif HIV, termasuk para PSK," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rahmanita, Kamis (4/5/2017).

Selain dari hasil pemeriksaan di Puskesmas setempat, data pengidap HIV di eks lokalisasi itu juga dari hasil razia di rumah kost dan tempat-tempat lainnya di sekitar lokalisasi Dolly Surabaya.

"Selain bekas PSK, juga ada ibu rumah tangga, karyawan, buruh kasar," ujarnya.

(Baca juga: Saat Akan Tutup Dolly, Risma Mengaku Disidang Para Ulama)

Tingginya jumlah pengidap HIV di eks lokalisasi Dolly menurutnya terkait erat dengan aktifitas prostitusi di lokalisasi Dolly.

Penurunan jumlah pengidap HIV, lanjut dia, juga terjadi di sejumlah kawasan bekas lokalisasi seperi eks lokalisasi Sememi yang dulunya 57 orang, kini menjadi 5 orang, lalu eks lokalisasi Dupak Bangunsari dari 68 orang menjadi 4 orang.

Secara umum, 2 tahun terakhir, jumlah pengidap HIV di Surabaya terus turun. Dari 935 pengidap pada 2014, turun menjadi 933 orang pada 2015 dan kembali turun pada 2016 menjadi 923 orang.

"Kami terus melakukan monitoring di kawasan eks lokalisasi, serta meningkatkan pemahaman kepada warga agar tidak ada stigma negatif dan diskriminasi terhadap pengidap HIV,” tuturnya.

Dalam hal penanganan, di Surabaya juga sudah ada sembilan rumah sakit untuk melakukan pengobatan pengidap HIV, yakni RSUD Soewandhie, RSUD Bakti Darma Husada (BDH), RSAL Rumah Sakit Bhayangkara dan RS Unair. Serta ada tujuh Puskesmas yakni Putat, Perak Timur, Sememi, Dupak, Jagir, Kedurus dan Kedung Doro.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

Regional
Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

Regional
5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Regional
Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

Regional
Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

Regional
Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

Regional
2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

Regional
Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Regional
Gunung Sinabung Kembali Alami Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Gunung Sinabung Kembali Alami Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Regional
Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X