Bupati Sampang Meninggal Saat Dirawat karena Penyakit Paru-paru

Kompas.com - 03/05/2017, 22:50 WIB
Jenazah bupati Sampang dimasukkan ke dalam mobil jenazah KOMPAS.com/Achmad FaizalJenazah bupati Sampang dimasukkan ke dalam mobil jenazah
|
EditorCaroline Damanik

SURABAYA, KOMPAS.com - Bupati Sampang Fannan Hasib meninggal dunia saat dirawat di Rumah Sakit Graha Amerta dr Soetomo Surabaya, Rabu (3/5/2017). Dia meninggal akibat penyakit paru-paru yang dideritanya.

Kabar tersebut dibenarkan Kepala Badan Layanan Umum RSU dr Soetomo, Harsono. Kata dia, Bupati Fannan Hasib dirawat di rumah sakit tersebut sejak 26 April lalu.

"Tadi siang pukul 12.30 WIB, beliau mengembuskan nafas terakhir," katanya.

Bupati yang masih memiliki masa jabatan hingga 2018 itu kata Harsono memang kerap keluar masuk rumah sakit karena sakit paru-paru yang dideritanya.

"Sebelumnya sudah pernah dirawat di rumah sakit ini," ungkapnya.

Pada pukul 15.30 WIB, jenazah bupati Sampang dipulangkan ke rumah duka di Sampang, Madura. Jenazah dikawal sejumlah anggota kekuarga dan pejabat Pemkab Bangkalan.

Fannan Hasib dilantik pada 2013 lalu menggantikan bupati sebelumnya, Nur Cahya. Masa jabatannya harusnya berakhir hingga 2018.

(Baca juga: Bupati Sampang Meninggal Dunia)

 

 

Kompas TV Ini Objek Wisata Wajib Dikunjungi di Jatim

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Regional
Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Regional
Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Regional
Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Regional
Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Regional
Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Regional
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pasien Positif Corona di Riau Bertambah Jadi 11 Orang

Pasien Positif Corona di Riau Bertambah Jadi 11 Orang

Regional
Kisah Haru Tiga Bocah di Makassar Bongkar Celengan untuk Tenaga Medis Beli Masker

Kisah Haru Tiga Bocah di Makassar Bongkar Celengan untuk Tenaga Medis Beli Masker

Regional
Bocah 5 Tahun Tiba-tiba Menghilang Saat Diajak Ibunya Isi Pulsa, Besoknya Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

Bocah 5 Tahun Tiba-tiba Menghilang Saat Diajak Ibunya Isi Pulsa, Besoknya Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

Regional
Gempa 6,1 M Guncang Maluku Utara, Warga di Sitaro, Sulut, Sempat Keluar Rumah

Gempa 6,1 M Guncang Maluku Utara, Warga di Sitaro, Sulut, Sempat Keluar Rumah

Regional
Cegah Corona, Pemkab Nias Selatan Tutup Akses Masuk Wilayah

Cegah Corona, Pemkab Nias Selatan Tutup Akses Masuk Wilayah

Regional
Tak Bayar Rp 700.000, Penumpang Ojol Ini Hanya Tinggalkan Sandal Jepit, Begini Ceritanya

Tak Bayar Rp 700.000, Penumpang Ojol Ini Hanya Tinggalkan Sandal Jepit, Begini Ceritanya

Regional
2 Desa di Rokan Hulu Dilanda Banjir

2 Desa di Rokan Hulu Dilanda Banjir

Regional
PDP di RSUD Sambas Meninggal, Riwayat Perjalanan Berobat Kanker di Malaysia

PDP di RSUD Sambas Meninggal, Riwayat Perjalanan Berobat Kanker di Malaysia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X