Terima Kasih Menteri Khofifah untuk Para Relawan

Kompas.com - 02/05/2017, 20:02 WIB
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa membonceng motor trail sambangi lokaai banjir bandang di Desa Sambungrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Selasa (2/5/2017) Kontributor Magelang, Ika FitrianaMenteri Sosial Khofifah Indar Parawansa membonceng motor trail sambangi lokaai banjir bandang di Desa Sambungrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Selasa (2/5/2017)
|
EditorReni Susanti

MAGELANG, KOMPAS.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi para relawan yang bertugas selama operasi pencarian seluruh korban bencana banjir bandang di Desa Sambungrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Menurutnya, relawan adalah kekuatan luar biasa yang dimiliki bangsa Indonesia. Mereka bekerja tanpa pamrih, bahu-membahu, kompak, demi misi kemanusiaan.

"Saya sampaikan terima kasih kepada para relawan, kalian sungguh kekuatan yang luar biasa dimiliki bangsa ini," ujar Khofifah, Selasa (2/5/2017).

Untuk diketahui, lebih dari 1.000 personel relawan dari berbagai unsur bergotong-royong melakukan pencarian dan evakuasi korban bencana banjir bandang di Desa Sambungrejo dan Desa Citrosono, Kecamatan Grabag, sejak Sabtu (29/4/2017) hingga Selasa (2/5/2017).

Kerja keras mereka membuahkan hasil. Sebanyak 12 korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa dan tiga luka-luka. Mereka harus berjibaku dengan medan yang sulit, lumpur, batu, hingga berhadapan dengan cuaca buruk.

 

"Jaga terus kekompakan, semoga keterampilan terus terasah, semoga Allah selalu memberi kekuatan setiap tugas pengabdian kalian," tutur Ketua Umum PP Muslimat NU ini.

(Baca juga: Tewaskan 10 Orang, Ini Pemicu Banjir Bandang Magelang)

 

Khofifah berharap, relawan dapat membantu masyarakat menanggulangi, dan setidaknya dapat mengurangi bencana alam. Ia pun mengajak masyarakat untuk menjaga daya dukung alam sekitanya dengan baik.

Dia mengutarakan, sebagai wujud apresiasi, pihaknya telah mendeklarasikan untuk pertama kali Hari Ralawan International (International Volunteer Day) di Yogyakarta, awal Desember 2016 lalu.

Bahkan sejak 2008 lalu, Majelis Umum PBB telah menetapkan Hari Kemanusiaan Sedunia (World Humanitarian Day) setiap tanggal 19 Agustus.

(Baca juga: Magelang Tanggap Darurat Bencana Selama 7 Hari)

Kompas TV Anjing Pelacak Bantu Cari Korban Banjir Bandang Magelang

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X