Naik Trail, Menteri Khofifah Sambangi Lokasi Banjir Bandang Magelang

Kompas.com - 02/05/2017, 18:39 WIB
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa membonceng motor trail sambangi lokaai banjir bandang di Desa Sambungrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Selasa (2/5/2017) Kontributor Magelang, Ika FitrianaMenteri Sosial Khofifah Indar Parawansa membonceng motor trail sambangi lokaai banjir bandang di Desa Sambungrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Selasa (2/5/2017)
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengunjungi lokasi banjir bandang di Desa Sambungrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (2/5/2017).

Khofifah harus menumpang motor trail untuk mencapai titik lokasi bencana karena jarak yang jauh, jalan terjal, sempit dan licin.

Baca juga: Banjir Magelang, Korban Terakhir Ditemukan Tersangkut di Alat Berat

Ia dibonceng seorang personel wanita Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang terlihat sudah terbiasa mengendarai motor tersebut.

Dengan menumpang trail, Khofifah pun lebih leluasa menyambangi sejumlah lokasi seperti di dapur umum lapangan (Dumlap) yang lokasinya sekitar dua kilometer dari bawah titik utama bencana.

Di Dumlap, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama itu memeriksa aktivitas relawan yang bertugas menyediakan makanan bagi pengungsi dan relawan. Ia ingin memastikan makanan tersebut layak dikonsumsi. Tidak lupa ia memberi semangat kepada para relawan itu.

"Ini beras yang dipakai apa? Harus yang bagus ya," kata Khofifah.

Dari Dumlap, Khofifah menuju titik utama terjadinya bencana banjir bandang di Dusun Sambungrejo, Desa Sambungrejo, Kecamatan Grabag. Ia menyaksikan langsung puing-puing sisa banjir, batu-batu besar masih berserakan di lokasi itu.

"Perlu ditinjau dan diteliti apakah ada vegetasi yang rusak. Ke depan kita harus menjaga daya dukung alam dengan baik," tuturnya.

Setelah itu, ia mengunjungi Pondok Anak Ceria (PAC) yang didirikan Kementerian Sosial untuk memulihkan trauma anak-anak terdampak banjir bandang.

Di tempat tersebut, Khofifah mengajak anak-anak bermain dan bershalawat. Khofifah juga membagikan mainan dan makanan ringan untuk menghibur anak-anak tersebut.

"Banjir bandang adalah salah satu ujian dari Tuhan. Jika kita bisa melewati ujian dengan lapang dada, Insya Allah kita akan semakin ditinggikan derajatnya di hadapan Allah," imbuhnya.

Baca juga: Tewaskan 10 Orang, Ini Pemicu Banjir Bandang Magelang

Lebih lanjut, Khofifah mengajak seluruh masyarakat Dusun Deles, Desa Citrosono, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, untuk segera bangkit dari kejadian duka banjir bandang ini.

"Apa yang bapak ibu rasakan, saya juga turut merasakan. Semoga kejadian seperti ini (banjir bandang, red) tidak berulang kembali. Bagi keluarga korban meninggal semoga diberi ketabahan, kekuatan, dan kesabaran," tuturnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X