Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/04/2017, 12:27 WIB
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS.com - Jumlah korban hilang pada banjir bandang di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, bertambah menjadi tujuh orang, Minggu (30/4/2017).

Data dari posko Aju, Desa Sambungrejo, menyebutkan korban hilang antara lain Catur Deni Firmanto (35), Fazat Zaidan Al Afkari (4) dan Pariyah (40), ketiganya warga Dusun Sambungrejo, Desa Sambungrejo.

Baca juga: Jumlah Korban Banjir Magelang Bertambah, 5 Orang Tewas, 5 Hilang

Lalu Siti Mardiyah (45) dan Nayla Sulistyorini (6), warga Dusun Nipis, Desa Sambungrejo. Korban hilang juga dilaporkan dari Dusun Deles, Desa Citrosono, Kecamatan Grabag, yakni Marsinem (80) dan Jamilatun Mar'ah (12).

Bupati Magelang Zaenal Arifin mengatakan, musibah banjir bandang terjadi di tiga titik di Kecamatan Grabag, Sabtu (29/4/2017), yakni di Dusun Sambungrejo dan Dusun Nipis, Desa Sambungrejo serta Dusun Deles, Desa Citrosono.

"Saat ini petugas dan relawan sedang berusaha mencari ke lokasi musibah, medan cukup berat, jalan menuju lokasi sempit, masih banyak material banjir berupa lumpur dan batu. Kami sudah kerahkan alat berat. Mohon doanya agar segera ditemukan," ujar Zaenal dalam keterangan pers, Minggu (30/4/2017).

Hingga pukul 12.00 WIB, korban meninggal masih tercatat lima orang, yakni Supar (65), Sunikah (65), Kamirah (30), Faza (4), dan Slamet (60). Seluruh korban meninggal berasal dari Dusun Sambungrejo, Desa Sambungrejo.

Adapun korban luka berat antara lain Marlan (30), Nanda (13) dan Aryanti. Ketiganya sudah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan tim medis.

"Segala perkembangan akan dilaporkan di 1 titik di posko Aju agar mudah koordinasi penanganannya," imbuh Zaenal.

Baca juga: Banjir Bandang di Magelang, Ibu Ditemukan Selamat, Balitanya Tewas

Tim yang terlibat dalam operasi ini antara lain dari BPBD Magelang, Temanggung, Boyolali, Klaten, Basarnas, TNI, Polri dan sejumlah komunitas relawan serta masyarakat setempat.

Kompas TV Banjir Bandang Melanda Magelang
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.