Konsumsi Sabu dan Miliki Uang Palsu, 3 Orang Ini Ditangkap Polisi

Kompas.com - 28/04/2017, 22:02 WIB
Kapolres Gunungkidul AKBP Muhammad Arif Sugiyarto menunjukkan barang bukti. Kompas.com/Markus YuwonoKapolres Gunungkidul AKBP Muhammad Arif Sugiyarto menunjukkan barang bukti.
|
EditorReni Susanti

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Polres Gunungkidul, Yogyakarta, mengungkap kasus pengiriman sabu-sabu. Kristal sabu tersebut dimasukkan ke dalam stik playstation, lalu dikirim melalui jasa pengiriman. 

Pemilik sabu itu yakni DA (20) warga Gedangsari, Gunungkidul dan AF (20) warga Tangerang, Banten. Mereka ditangkap di sebuah rumah di kecamatan Gedangsari pada Kamis 6 April lalu bersama seorang perempuan FAA (23) yang kedapatan memiliki uang palsu.

Pengungkapan kasus ini bermula saat Satuan Resnarkoba Polres Gunungkidul melakukan razia narkoba. Di saat bersamaan, polisi menemukan uang palsu dan saat digeledah ditemukan pil psikotropika. 

Polisi lalu menyuruh mereka menjalankan tes urin dan mengecek telepon genggam. Hasil tes urin menunjukkan mereka positif mengonsumsi narkoba dan polisi menemukan pesan singkat berisi transaksi narkoba melalui paket jasa pengiriman. 


"Kita melakukan penggledahan dan mendapati sabu dan pil psikotropika. narkoba tersebut dikirim melalui paket diletakan dalam stik ps," ujar Kapolres Gunungkidul  AKBP Muhammad Arif Sugiyarto di Mapolres Gunungkidul, Jumat (28/4/2017).

(Baca juga: BNN: 11 Negara Suplai Sabu ke Indonesia)

Arif mengatakan, AF dan FAA sedang liburan. Dalam penggeledahan itu, polisi menemukan bong untuk menghisap sabu dari tangan DA. Sedangkan di tangan FAA didapati uang palsu senilai Rp 3.950.000.

Menurut dia, modus yang digunakan sudah jamak dilakukan para pengedar sabu-sabu. Untuk wilayah DIY sendiri, hal itu tergolong baru. Dari tangan pelaku, polisi menyita stik PS, kristal sabu 0,68 gram, 2 butir pil riklona.

"Dari keterangan pelaku, sabu-sabu ini untuk dikonsumsi sendiri," jelasnya. 

Untuk AF dan DA dijerat dengan pasal pasal 62 sub pasal 60 ayat (4) UU RI No 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dan pasal 112 ayat (1) sub pasal 127 ayat (1) huruf (a) UURI No 35 Tahun 2009 Narkotika. 

(Baca juga: Polisi Tembak Mati Tersangka Pemasok 2 Kg Sabu ke Rutan)

Untuk uang palsu, polisi mengirimnya ke Bank Indonesia (BI). Pihaknya pun masih mendalami apakah uang tersebut sudah diedarkan ke wilayah Gunungkidul atau belum.

Pelaku, sambung Arif, dijerat dengan Pasal 36 ayat (3) Juncto Pasal 26 ayat (3) Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Ia terancam pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 50 miliar. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Rumah Warga di Minahasa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

9 Rumah Warga di Minahasa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Regional
Zaenal Tewas Dianiaya Polisi, Keluarga: Dia Juga Tidak Berdaya

Zaenal Tewas Dianiaya Polisi, Keluarga: Dia Juga Tidak Berdaya

Regional
Rekonstruksi Kasus Tewasnya Zaenal karena Dianiaya Polisi: 29 Adegan, Dipukul Traffic Corn

Rekonstruksi Kasus Tewasnya Zaenal karena Dianiaya Polisi: 29 Adegan, Dipukul Traffic Corn

Regional
Pengolahan Aspal Banyumas Diminta Ditutup karena Sebabkan Polusi, Pemilik: Terlalu Berlebihan

Pengolahan Aspal Banyumas Diminta Ditutup karena Sebabkan Polusi, Pemilik: Terlalu Berlebihan

Regional
Diduga Tipu Keluarga Sendiri, Dosen PTN di Sumbar Ditangkap

Diduga Tipu Keluarga Sendiri, Dosen PTN di Sumbar Ditangkap

Regional
4 Tahanan Narkoba Polresta Malang Kabur, Kapolresta: Kalau Ada Kelalaian Akan Diproses

4 Tahanan Narkoba Polresta Malang Kabur, Kapolresta: Kalau Ada Kelalaian Akan Diproses

Regional
Iming-iming Uang Rp 4.000, Kakek di Brebes Cabuli 8 Anak di Bawah Umur

Iming-iming Uang Rp 4.000, Kakek di Brebes Cabuli 8 Anak di Bawah Umur

Regional
Gubernur Ridwan Kamil Akan Desain Stasiun Al Jabbar

Gubernur Ridwan Kamil Akan Desain Stasiun Al Jabbar

Regional
Jelang Natal dan Tahun Baru, BPOM Purwokerto Temukan Makanan Tak Layak Edar

Jelang Natal dan Tahun Baru, BPOM Purwokerto Temukan Makanan Tak Layak Edar

Regional
Asyik Ngopi, Mahasiswa di Kediri Tewas Tertimpa Pohon

Asyik Ngopi, Mahasiswa di Kediri Tewas Tertimpa Pohon

Regional
Polisi Gadungan Peras Para Wanita Lewat Video Bugil, Korbannya Gadis hingga Wanita 50 Tahun

Polisi Gadungan Peras Para Wanita Lewat Video Bugil, Korbannya Gadis hingga Wanita 50 Tahun

Regional
Polisi Cek Legalitas Mobil Lamborghini yang Terbakar di Surabaya

Polisi Cek Legalitas Mobil Lamborghini yang Terbakar di Surabaya

Regional
Kronologi Penemuan Jasad Wanita Tanpa Busana Mengambang di Sungai

Kronologi Penemuan Jasad Wanita Tanpa Busana Mengambang di Sungai

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Bangkalan, Pohon Tumbang dan Tiang Listrik Roboh

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Bangkalan, Pohon Tumbang dan Tiang Listrik Roboh

Regional
Mari Bantu Dimas, Bocah 12 Tahun yang Lahir Prematur, Alami Gangguan Saraf Punggung dan Sang Ibu Meninggal karena Serviks

Mari Bantu Dimas, Bocah 12 Tahun yang Lahir Prematur, Alami Gangguan Saraf Punggung dan Sang Ibu Meninggal karena Serviks

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X