Kompas.com - 28/04/2017, 19:50 WIB
Barang bukti saat dihadirkan dalam ungkap kasus narkoba yang menewaskan satu tersangka di Polda Kalbar (28/4/2017) Foto : SudirmansyahBarang bukti saat dihadirkan dalam ungkap kasus narkoba yang menewaskan satu tersangka di Polda Kalbar (28/4/2017)
|
EditorErlangga Djumena

PONTIANAK, KOMPAS.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar menggagalkan upaya pengiriman 2 kilogram sabu ke dalam Rumah Tahanan Kelas IIA, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (28/4/2017) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam peristiwa tersebut, seorang tersangka tewas ditembak petugas.

Direktur Ditresnarkoba Polda Kalbar, Kombes Pol Purnama Baru mengungkapkan, peristiwa tersebut berawal ketika pihaknya mendapat informasi terkait pengiriman sabu dari Sarawak, Malaysia ke Pontianak.

Menindaklanjuti informasi tersebut, polisi kemudian melakukan razia di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, persis di depan kampus IPDN sekitar pukul 01.00 WIB, Jumat (28/4/2017).

"Anggota mendapatkan informasi adanya satu unit mobil dari perbatasan Entikong yang membawa narkoba jenis sabu," ujar Barus.

Setiap kendaraan roda empat yang melintas kemudian diperiksa, hingga akhirnya sekitar pukul 02.00 WIB, didapati sebuah mobil jenis Innova warna silver yang dicurigai seperti yang diinformasikan.

"Sopir yang mengendarai sama dengan yang diinformasikan dan kita lakukan penggeledahan serta menemukan narkoba itu," ujarnya.

Sopir berinisial D ini merupakan sopir taksi jurusan Entikong-Pontianak yang membawa seorang penumpang berinisial Wir (35) yang diketahui berperan sebagai kurir. Berdasarkan pengakuan dari Wir, barang tersebut hendak di kirim kepada seseorang di Rutan.

Polisi kemudian melakukan control delivery dan mengikuti keduanya menuju Rutan di Jalan Sungai Raya Dalam, Pontianak.

Setibanya di depan Rutan, sambung Barus, seseorang bernama Daud (32) keluar untuk mengambil barang tersebut. Polisi kemudian langsung menangkapnya, namun Daud melakukan perlawanan dan berusaha untuk melarikan diri.

"Tersangka ditembak sebanyak dua kali di bagian dada kanan yang akhirnya meninggal dunia," sebutnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Daud bukan warga binaan di rutan tersebut, melainkan hanya sebagai pengunjung yang sengaja menunggu barang kiriman tersebut. Meski demikian, pihak kepolisian masih mendalami keterlibatan kemungkinan adanya tahanan rutan dalam kasus ini.

Barang bukti yang diamankan polisi di antaranya 2 kilogram sabu yang dikemas dalam dua paket serta satu paket pil ekstasi sebanyak 1.993 butir. Keduanya disamarkan menggunakan kemasan teh merk Guanyinwang dan dimasukkan kedalam tas berwarna oranye.

Baca juga: Berusaha Kabur Saat Akan Ditangkap, Pemasok Sabu 10 Kg Tewas Ditembak

Kompas TV Polisi Temukan Sabu di Bungkusan â??Snackâ??

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.