Dua Danau Baru Terbentuk Sekitar 3 Km dari Kawah Gunung Sinabung

Kompas.com - 27/04/2017, 20:13 WIB
Warga melihat luncuran awan panas Gunung Sinabung dari Desa Tiga Serangkai, Karo, Sumut, 13 Juni 2015. Gunung Sinabung yang kini masih berstatus Awas masih mengalami peningkatan aktivitas. AP PHOTO / Binsar BakkaraWarga melihat luncuran awan panas Gunung Sinabung dari Desa Tiga Serangkai, Karo, Sumut, 13 Juni 2015. Gunung Sinabung yang kini masih berstatus Awas masih mengalami peningkatan aktivitas.
EditorCaroline Damanik

KABANJAHE, KOMPAS — Dua genangan air mirip danau seluas masing-masing 5 hektar dan 7 hektar terbentuk di hulu Sungai Lau Borus, 3 kilometer dari Kawah Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Danau itu terbentuk setelah material vulkanis membendung aliran Sungai Lau Borus.

Warga diminta waspada karena genangan air yang terdapat di Desa Berastepu dan Desa Kotatonggal itu sewaktu-waktu dapat jebol menerjang permukiman. Aktivitas gunung yang hingga kini berstatus Awas itu juga telah membentuk 50 juta meter kubik material vulkanis di lereng gunung yang berpotensi menjadi lahar hujan saat hujan mengguyur Sinabung.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Karo Natanael Peranginangin yang dihubungi dari Medan, Selasa (25/4/2017), meminta warga menjauhi zona merah atau zona berbahaya.

Warga yang bermukim di sekitar aliran Sungai Lau Borus juga perlu waspada meskipun tidak berada di zona merah. Apalagi, saat ini intensitas hujan di sekitar Gunung Sinabung tinggi.

"Material vulkanis yang membendung Sungai Lau Borus pun tidak stabil. Material itu bisa jebol sewaktu-waktu, genangan air itu dapat menerjang permukiman warga," katanya.

Natanael mengatakan, pihaknya bersama petugas gabungan terus menjaga pintu masuk zona merah. Namun, sejumlah masyarakat tetap nekat masuk untuk bertani. Beberapa warga datang ke genangan air itu sekadar melihat-lihat.

Padahal, awan panas guguran selalu meluncur ke arah danau itu. Bahkan, ada beberapa orang yang nekat mandi di danau dengan kedalaman sekitar 7 meter tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung Armen Putra mengatakan, pihaknya belum dapat mengidentifikasi mendalam dua danau baru itu karena letaknya persis di jalur awan panas, di sisi timur kawah gunung.

"Dugaan sementara, danau terbentuk karena badan sungai terbendung material vulkanis," katanya.

(Baca juga: Gunung Sinabung Alami Tiga Kali Erupsi)

Dikatakan, badan Sungai Lau Borus terbendung sejak Minggu (9/4/2017). Saat itu, kubah lava bervolume 1,9 juta meter kubik runtuh sebagai awan panas guguran.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.