BOGOR, KOMPAS.com - Sejumlah mahasiswa di Kota Bogor asal Sulewesi Selatan berunjukrasa menolak rencana eksekusi asrama yang mereka tempati selama bertahun-tahun di asrama Wisma Latimojong, di Jalan Dr Semeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Kamis (27/4/2017).
Puluhan mahasiswa tersebut hingga saat ini berkumpul di Wisma Latimojong dan menutup akses pintu masuk sebagai bentuk penolakan. Sejumlah aparat kepolisian disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi tindakan anarkistis.
Mahasiswa pun masih bertahan sambil berorasi. Suasana hingga saat ini semakin memanas setelah aparat kepolisian, TNI, dan Satpol PP Kota Bogor berkumpul untuk segera melakukan eksekusi.
"Tolak, tolak, tolak eksekusi, sekarang juga," ucap mahasiswa.
Pengadilan Negeri Bogor berencana untuk mengeksekusi atau mengambil alih secara paksa wisma mahasiswa Latimojong di Jalan Semeru Nomor 27 Kota Bogor pada hari ini. Eksekusi tersebut berdasarkan surat penetapan ketua PN Bogor tanggal 30 Desember 2016 dengan nomor: 17/Pdt/Eks/2016/PN.Bgr jo No.61/Pdt.G/2012/PN.Bgr.
Pengadilan Negeri Bogor memerintahkan pada pihak manapun yang menghuni atau menguasai objek tersebut untuk mengosongkan, meninggalkan, dan menyerahkan objek tersebut secara sukarela pada pemohon eksekusi Yayasan Ghazali Bogor selaku pemiliknya.
(Baca juga: Staf Kampus Ditangkap Saat Pesta Sabu dengan 5 Rekan Perempuan)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.