Longsor Terjang Magetan, 12 Rumah Rusak dan 5 Akses Jalan Tertutup

Kompas.com - 24/04/2017, 22:00 WIB
Tim BPBD Magetan bersama warga dan aparat bergotong royong membersihkan material tanah longsor di Dukuh Jurang Banteng, Desa Cileng,Kecamatan Poncol, Magetan, Kamis (2/3/2017). Fery Yoga SaputraTim BPBD Magetan bersama warga dan aparat bergotong royong membersihkan material tanah longsor di Dukuh Jurang Banteng, Desa Cileng,Kecamatan Poncol, Magetan, Kamis (2/3/2017).
|
EditorDian Maharani

MAGETAN, KOMPAS.com — Sebanyak 12 rumah rusak dan lima akses jalan desa tertutup menyusul bencana longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin (24/4/2017).

Bencana longsor menerjang sejumlah desa di Kabupaten Magetan setelah hujan deras mengguyur beberapa jam sejak Minggu (23/4/2017) siang.

"Data yang dihimpun tim di lapangan bencana longsor menerjang enam desa di Kabupaten Magetan. Enam desa itu terdiri lima desa di wilayah Kecamatan Poncol dan satu desa di Kecamatan Plaosan," ujar Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magetan, Fery Yoga Saputra, Senin (24/4/2017) malam.

Baca: Longsor Terjang Poncol Magetan, 2 Rumah Rusak dan 4 Jalan Tertutup

Fery memaparkan, di Kecamatan Poncol, ada empat rumah di Desa Gonggang yang rusak, lima rumah di Desa Cileng, satu rumah di Desa Plangkrongan, dan satu rumah rusak di Desa Sombo (satu rumah).

Sementara itu, di Kecamatan Plaosan, satu rumah warga di Desa Randu Gedhe rusak diterjang tanah longsor.

Untuk akses jalan yang tertutup diterjang tanah longsor, yakni pada dua jalan di Desa Gonggang, dua jalan di Desa Cileng, dan satu jalan di Desa Bangsri.

Baca: Hujan Deras Guyur Magetan, 140 Rumah Terendam Luapan Air Sungai

Tak hanya tanah longsor, hujan deras juga mengakibatkan air sungai meluap hingga merendam 140 rumah di Desa Sundul, Kecamatan Parang dan 15 rumah di Desa Banjarpanjang, Kecamatan Ngariboyo.

"Tadi juga dilaporkan sekitar 100 hektar sawah di Desa Ngelang dan Jajar terendam air luapan sungai," ungkap Ferry.

Ferry menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Kerugian akibat bencana itu ditafsir mencapai puluhan juta rupiah.

Untuk penanganannya, jelas Ferry, tim BPBD bersama TNI, Polri, Tagana dan masyarakat membersihkan material longsor. Sementara warga yang rumahnya terendam air disedot dikeluarkan dengan disel.

"Kerja bakti dilanjutkan besok karena baru 40 persen tertangani," demikian Ferry.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

14 Daerah di Jabar Masuk Kategori Bencana Tinggi, BPBD Ingatkan Ini

14 Daerah di Jabar Masuk Kategori Bencana Tinggi, BPBD Ingatkan Ini

Regional
KPU Cianjur Tunda Pleno Penetapan Bupati Terpilih, Ini Sebabnya

KPU Cianjur Tunda Pleno Penetapan Bupati Terpilih, Ini Sebabnya

Regional
Tak Mau Gaji Dipangkas 70 Persen, Puluhan Aparatur Desa Demo Depan Kantor Bupati Aceh Utara

Tak Mau Gaji Dipangkas 70 Persen, Puluhan Aparatur Desa Demo Depan Kantor Bupati Aceh Utara

Regional
Bule Slovakia Tewas di Bali dengan Luka Tusuk di Leher, Diduga Dibunuh

Bule Slovakia Tewas di Bali dengan Luka Tusuk di Leher, Diduga Dibunuh

Regional
Ridwan Kamil Tegur Sekda dan Bupati Tasikmalaya: Turun ke Lapangan Beri Semangat, Bukan Hanya Rapat....

Ridwan Kamil Tegur Sekda dan Bupati Tasikmalaya: Turun ke Lapangan Beri Semangat, Bukan Hanya Rapat....

Regional
Kebingungan Kakek Koswara Digugat Anak Kandung Rp 3 Miliar: Uang dari Mana?

Kebingungan Kakek Koswara Digugat Anak Kandung Rp 3 Miliar: Uang dari Mana?

Regional
Roland Sumarna, Korban Longsor di Kota Malang Ditemukan Tewas 30 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Roland Sumarna, Korban Longsor di Kota Malang Ditemukan Tewas 30 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Regional
Kronologi Sejoli Disiram Air Keras, Pelaku Sakit Hati, Air Keras Disiramkan ke Wajah Korban

Kronologi Sejoli Disiram Air Keras, Pelaku Sakit Hati, Air Keras Disiramkan ke Wajah Korban

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak Tajam, Wonogiri Kekurangan Nakes

Kasus Covid-19 Melonjak Tajam, Wonogiri Kekurangan Nakes

Regional
'Saya Tidak Bersalah, Visa Saya Tidak Overstay, Saya Tidak Menghasilkan Uang Dalam Rupiah'

"Saya Tidak Bersalah, Visa Saya Tidak Overstay, Saya Tidak Menghasilkan Uang Dalam Rupiah"

Regional
Pasokan Gas ke PLN di Aceh Dipulihkan, Listrik Warga Kembali Normal

Pasokan Gas ke PLN di Aceh Dipulihkan, Listrik Warga Kembali Normal

Regional
Gibran-Teguh Habiskan Rp 3,2 Miliar untuk Pilkada Solo 2020, Bajo Rp 153 Juta

Gibran-Teguh Habiskan Rp 3,2 Miliar untuk Pilkada Solo 2020, Bajo Rp 153 Juta

Regional
Kasus Prostitusi, Kafe Ini Sediakan Room Buat Pelanggan dan Penyanyi untuk Mesum

Kasus Prostitusi, Kafe Ini Sediakan Room Buat Pelanggan dan Penyanyi untuk Mesum

Regional
Istri Gerebek Suaminya Seorang PNS Sedang Mesum di Kamar Hotel

Istri Gerebek Suaminya Seorang PNS Sedang Mesum di Kamar Hotel

Regional
Lampung Disebut Siaga Satu Covid-19, Satgas: Masyarakat Kadang Sulit, Masih Suka Berkumpul...

Lampung Disebut Siaga Satu Covid-19, Satgas: Masyarakat Kadang Sulit, Masih Suka Berkumpul...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X