Kompas.com - 24/04/2017, 13:34 WIB
|
EditorSandro Gatra

BOGOR, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Bogor melakukan razia bus yang melintas di jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, Senin (24/4/2017).

Hal itu dilakukan setelah kecelakaan tabrakan beruntun yang menewaskan empat orang dan enam orang terluka, di Tanjakan Selarong, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Sabtu (24/4/2017).

Dalam razia tersebut, petugas mendapati sejumlah bus yang tidak layak jalan dan tak dilengkapi SIM maupun STNK.

(baca: Bus Kecelakaan Maut di Megamendung Puncak Sempat Diperbaiki pada H-1)

Polisi memberlakukan penilangan dan beberapa bus diminta untuk berputar balik.

Kasat Lantas Polres Bogor Ajun Komisaris Hasby Ristama mengatakan, pihaknya akan lebih mengawasi bus-bus pariwisata yang melintas dengan melakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan dan surat izin mengemudi (SIM).

Selain itu, petugas juga akan menindak berupa teguran untuk memutar arah jika ditemukan bus yang mogok.

"Kita juga kerja sama dengan Dinas Perhubungan untuk memeriksa angkutan jalan. Kalau tidak layak, ya tidak boleh jalan, apalagi bus. Nanti kita periksa di masing-masing PO-nya," ucap Hasby.

(baca: Ini Foto-foto Kecelakaan Beruntun di Puncak yang Tewaskan 4 Orang)

Ia menambahkan, untuk kendaraan besar lainnya seperti truk yang beratnya lebih dari 10 ton, juga akan dilakukan tindakan serupa. Pasalnya, melebihi kemampuan tonase jalan di jalur Puncak.

Ia menuturkan, secara kasat mata, memang sulit untuk membedakan mana kendaraan yang layak jalan atau tidak.

Pemeriksaan secara menyeluruh, kata dia, perlu dilakukan agar memastikan buruk atau tidaknya kendaraan tersebut.

"Jadi, nanti kalau ditemukan ada bus yang mogok akan kita suruh balik, sebab berisiko. Kejadian kecelakaan kemarin, kan karena bus sempat mogok dan bermasalah di bagian pengereman, sehingga rem blong," jelas dia.

Kompas TV Bus pariwisata yang melaju dari arah Puncak menuju Gadog kehilangan kendali dan menabrak kendaraan yang ada di depannya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.