Jenderal Hoegeng Jadi Nama Resmi Stadion di Pekalongan

Kompas.com - 21/04/2017, 22:51 WIB
Walikota Pekalongan, Jawa Tengah, Alf Arslan Djunaid menandatangani prasasti penamaan Stadion Hoegeng setelah sebelumnya bernama Kota Batik, Jumat (21/4/2017). Kompas.com/Ari Himawan SaronoWalikota Pekalongan, Jawa Tengah, Alf Arslan Djunaid menandatangani prasasti penamaan Stadion Hoegeng setelah sebelumnya bernama Kota Batik, Jumat (21/4/2017).
|
EditorFarid Assifa

PEKALONGAN, KOMPAS.com – Stadion kebanggaan warga Kota Pekalongan yang juga "kandang" Persip Pekalongan, Jawa Tengah, resmi berubah nama menjadi Stadion Hoegeng.

Sebelumya, stadion tersebut bernama Kota Batik dan Kraton. Jenderal Hoegeng sendiri merupakan polisi jujur yang lahir di Pekalongan.

Baca juga: Belajar Kasih Sayang dan Kejujuran dari Jenderal Hoegeng dan Merry Roeslani

Peresmian nama Stadion Hoegeng dihadiri langsung istri almarhum Jenderal Hoegeng, Mary Hoegeng, yang ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Wali Kota Pekalongan Alf Arslan Djunaid, Jumat (21/4/2017).

"Kita akan menggelar seminar nasional yang akan dilaksanakan sekitar Agustus atau September. Setelah itu, baru akan diajukan persyaratan lain ke pemerintah pusat. Langkah-langkah itu merupakan tahapan dalam pengusulan nama Hoegeng sebagai pahlawan nasional," kata Sekda Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih.

Krisnadi Ramajaya Hoegeng, cucu dari Jenderal Hoegeng, mengucapkan terima kasih atas penghormatan ini. Pihak keluarga akan terus berusaha menjaga nama baik polisi jujur tersebut.

“Beliau meninggalkan sesuatu yang bukan dalam bentuk materi, tapi nama baik yang menurut kami sangat berat untuk dijaga. Karena begitu luar biasanya apresiasi masyarakat terhadap nama Hoegeng," ujar Rama Hoegeng.

Baca juga: Belajar Jujur dari Hoegeng

Sementara itu, Wali Kota Pekalongan, Alf Arslan Djunaid mengungkapkan, penamaan Stadion Hoegeng merupakan keputusan bersama berdasarkan masukan dari berbagai pihak. Alex, sapaan wali kota, menyebutkan sebelumnya, ada tiga pilihan apakah nama Hoegeng akan diabadikan sebagai nama jalan, nama sebuah gedung atau stadion.

"Akhirnya diputuskan sebagai nama stadion. Harapannya, keteledanan beliau yang jujur dan sederhana sebagai seorang pejabat besar di jajaran kepolisian bisa diaplikasikan oleh masyarakat," jelas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembantu Bunuh Majikannya di Bandung karena Pelaku Sering Dipukuli Korban

Pembantu Bunuh Majikannya di Bandung karena Pelaku Sering Dipukuli Korban

Regional
Polisi Tangkap 9 Preman Bawa Sajam di Solo, 10 Masih DPO

Polisi Tangkap 9 Preman Bawa Sajam di Solo, 10 Masih DPO

Regional
325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

Regional
Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Budi dan Yudha Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Cerita Budi dan Yudha Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Regional
5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

Regional
Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Regional
Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Regional
Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Regional
Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Regional
Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Regional
Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Regional
Cerita Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya Usai Dilantik, Mengaku Kangen dan Teringat Sering Bolos

Cerita Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya Usai Dilantik, Mengaku Kangen dan Teringat Sering Bolos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X