Kompas.com - 21/04/2017, 20:08 WIB
Dahlan Iskan sempat bercanda usai sidang vonis di Pengadilan Tipikor KOMPAS.com/Achmad FaizalDahlan Iskan sempat bercanda usai sidang vonis di Pengadilan Tipikor
|
EditorFarid Assifa

SIDOARJO, KOMPAS.com - Dahlan Iskan seakan belum bisa menerima perlakuan negara kepada dirinya yang telah mengabdi mengelola BUMD Jawa Timur, PT Panca Wira Usaha (PWU).

Dahlan menyebut dirinya terlalu emosi untuk mengabdi.

"Saya terlalu emosi untuk mengabdi. Tapi sebagai pimpinan, risiko hukum ini tetap akan saya jalani," kata Dahlan seusai sidang vonis kasus pelepasan aset PT PWU di pengadilan Tipikor Surabaya, Jumat (21/4/2017).

Baca juga: Kajati Jatim: Hukuman untuk Dahlan Iskan Terlalu Ringan

Dahlan juga mengaku bodoh memahami bahwa aktivitas sebuah BUMD harus tunduk pada Undang-undang Perseroan Terbatas (PT). Karena pada kenyataannya, dalam kasus pelepasan aset PT PWU, seperti tidak dilindungi oleh UU PT.

"Saya akui kebodohan saya. Dulu Gubernur Jatim bilang BUMD tunduk pada UU PT ternyata tidak," jelasnya.

Pernyataan mantan menteri BUMN itu seakan menyindir penegak hukum yang tetap memakai pendekat undang-undang korupsi dalam kasusnya. Padahal, menurut Dahlan, BUMD jelas harus tunduk pada UU PT.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dahlan Iskan divonis 2 tahun penjara dalam sidang putusan kasus pelepasan aset BUMD Jawa Timur PT PWU. Majelis hakim yang dipimpin Tahsin juga mengganjar mantan menteri BUMN itu dengan denda 100 Rp juta atau kurungan 2 bulan penjara jika denda tidak dibayar.

Dahlan dibebaskan dari dakwaan primer Pasal 2 ayat (1) Undang-undang Pembarantasan Tindak Pidana Korupsi. Tapi menghukum Dahlan dari dakwaan subsider pasal 3 undang-undang yang sama.

Baca juga: Canda Dahlan Iskan soal Kemeja Kotak-Kotak Usai Sidang Vonis

Jaksa menilai, penjualan aset PT Panca Wira Usaha di Kabupaten Tulungagung dan Kediri itu melanggar ketentuan perundangan. Penjualan yang dilakukan Dahlan saat menjabat direktur utama ini menelan kerugian negara lebih dari Rp 11 miliar.

Kompas TV Dahlan Iskan Dipidana Penjara 2 Tahun
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.