Kompas.com - 19/04/2017, 19:50 WIB
Ilustrasi sabu. SHUTTERSTOCKIlustrasi sabu.
|
EditorReni Susanti

BALIKPAPAN, KOMPAS.com – Seorang penghuni penjara di Balikpapan, Kalimantan Timur, diduga mengendalikan transaksi narkotika yang melibatkan tiga orang di sebuah hotel berbintang 4.

Ketiga orang tersebut yakni MNA (18), A (24) seorang pekerja perusahaan kontraktor, dan DH (35) seorang sekuriti di perusahaan kayu di Kabupaten Sangatta, Kutai Timur. Dari ketiganya, polisi mengamankan sabu-sabu seberat 1,02 kilogram. 

“Pengakuan mereka saat pemeriksaan, sabu (dipesan) dari narapidana yang berada dalam Lapas (Lembaga Pemasyarakatan Balikpapan). Kami masih terus mengembangkan kasus ini,” kata Komisaris Polisi Achadianto, Kepala Unit 1 Sub Direktorat II Psikotropika Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Rabu (19/4/2017).

(Baca juga: Tujuh Tahanan Narkoba yang Kabur Bermodalkan Rp 800.000)

Polisi menciduk ketiganya di tempat berbeda di Balikpapan, Jumat (14/4/2017). MNA tertangkap lebih dulu di Pasar Segar, sebuah pusat jajanan dan belanja modern di pusat kota Balikpapan. Ia ditangkap saat sedang membawa satu kardus minuman berisi sabu.

Kemudian, MNA yang melihat penangkapan A mencoba kabur dari Pasar Segar, namun tidak berhasil. Ia tertangkap di pintu keluar pusat belanja tersebut.

Dari A dan MNA, polisi menangkap DH saat hendak serah terima kardus berisi sabu-sabu di sebuah hotel bintang 4 di poros Balikpapan ke Samarinda, malam harinya. “DH malah takut melihat kardus sebesar itu. Dia coba lari tapi kami langsung menangkapnya,” ujar Achadianto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

(Baca juga: Tahanan Narkoba yang Kabur Lubangi Tembok Sel Selama Dua Bulan)

Ketiganya kemudian diperiksa secara maraton. Dari pemeriksaan, A dan MNA mengungkap kalau seluruh proses pengambilan kardus hingga transaksi dikendalikan dari seorang napi dalam Lapas Balikpapan.

“Dia (napi itu) selalu menelepon dengan nomor yang berbeda-beda,” kata Achadianto.

Atas kasus ini, MNA, A, dan DH terjerat pasal 114 (2) jo Pasal 112 (2) Subsider Pasal 132 (1) UUD 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman antara 7 hingga 20 tahun.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.