Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/04/2017, 19:29 WIB
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Polda DIY akan menindaklanjuti laporan dari Gubernur DIY Sri Sultan HB X terkait pencatutan namanya di berita yang diunggah di sebuah situs. Polda DIY juga akan menelusuri siapa yang menulis berita tersebut.

"Siapa pun yang melapor ke polisi, membuat laporan polisi, secara otomatis kami akan tindaklanjuti," ujar Kapolda DIY Brigjend Pol Ahmad Dofiri, Rabu (19/4/2017).

Ahmad mengatakan, Sri Sultan HB X datang sendiri ke Polda DIY juga untuk menunjukan bahwa meskipun gubernur sekaligus raja, tetapi juga merupakan warga masyarakat yang mempunyai hak yang sama di mata hukum sehingga Sri Sultan datang sendiri ke Mapolda DIY dan membuat laporan di SPKT.

"Beliau langsung membuat laporan dan laporanya bukan di ruangan saya, tetapi di SPKT. Selanjutnya akan kami tindak lanjuti," tegasnya.

Dia menjelaskan, laporan terkait UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) itu nanti akan ditangani oleh Ditreskrimsus Polda DIY.

"Yang menangani Ditreskrimsus. Nanti akan kami lidik, kami akan telurusi," ungkapnya. 

(Baca juga: Sri Sultan Laporkan Situs yang Menyebarkan Berita Hoax)

Menurut dia, pencatut nama Sri Sultan HB X bisa di jerat dengan Pasal 27 UU ITE, sekaligus Pasal 28 UU ITE.

"Pasal 27 sifatnya delik aduan, karena itu lebih pada pencemaran nama baik, pasal 28 lebih pada menyebarkan berita yang menimbulkan kebencian, permusuhan yang ditujukan kepada Individu maupun kelompok masyarakat berdasarkan SARA," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DIY Hadiningrat Sri Sultan HB X datang ke Mapolda DIY untuk melaporkan salah satu tulisan hoax yang mencatut namanya, Rabu (19/4/2017).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pemeriksaan LKPD 2022, Bupati Maluku Barat Daya Minta OPD Keuangan Fokus 3 Hal

Jelang Pemeriksaan LKPD 2022, Bupati Maluku Barat Daya Minta OPD Keuangan Fokus 3 Hal

Regional
Ilusi Hutan Tropika Basah Asli Kalimantan di IKN Nusantara

Ilusi Hutan Tropika Basah Asli Kalimantan di IKN Nusantara

Regional
Mendorong Pembangunan KA Tegineneng-Bakauheni

Mendorong Pembangunan KA Tegineneng-Bakauheni

Regional
Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Regional
Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Regional
Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Regional
Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Regional
Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Regional
Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.