Dapat Gelar Doktor HC, Alasan Menteri Susi Batal Ikut UNBK Paket C

Kompas.com - 19/04/2017, 09:20 WIB
KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Kartu UNBK Menteri Susi Pudjiastuti di SMAN 1 Ciamis.

CIAMIS, KOMPAS.com - Yayasan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar Bina Pandu Mandiri yang berlokasi di SMAN 1 Ciamis diketahui selama ini sebagai lembaga Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti, menuntut ilmu sekolah Paket C setara SMA. Susi kali pertama mendaftarkan diri di tempat tersebut sejak Juli 2015 lalu.

"Ya Ibu Susi terdaftar di sekolah ini sejak Juni 2015. Waktu itu Ibu Susi menyerahkan persyaratan berupa fotokopi ijazah SMP, dan surat keterangan dari SMA 1 Jogjakarta, tempat Susi pernah sekolah dulu. Bu Susi tercatat sampai kelas 2 SMA 1 Jogjakarta. Sekolah pun menempatkan Bu Susi langsung masuk kelas XI atau kelas dua," jelas Ketua Yayasan Bina Pandu Mandiri Ciamis, Didi Ruswendi saat dihubungi, Senin (19/4/2017).

Dengan demikian, saat jadwal pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) Paket C pada Sabtu dan Minggu (15-16/4/2017), Didi mengakui nama Menteri Susi masih terdaftar sebagai salah satu peserta ujian nasional di tempatnya.

Namun, Menteri Susi mengundurkan diri dan tak ikut ujian dengan alasan telah mendapatkan gelar doktor Honoris Causa (HC) dari Universitas Dipenogoro Semarang sebelum pelaksanaan ujian.


Baca juga: Mendikbud: UNBK Bikin Paket C Semakin Berkualitas

"Bu menteri mengundurkan diri dan tak ikut ujian dengan alasan sudah mendapatkan gelar doktor honoris causa tersebut," tambah Didi.

Selama ini pun, kartu ujian, nomor induk pelajar dan kartu ujian Menteri Susi pun dibenarkan telah terbit dan terpasang di meja ujian. Karena sang menteri tersebut sudah tercatat di Data Pokok Pendidikan Kemendikbud.

Menteri Susi pun telah memiliki NISN atau nomor induk siswa nasional. "Betul, kartu ujiannya sudah terbit dan sudah ditempelkan di bangku ujian," tambah dia.

Selama proses belajar mengajar selama ini, Menteri Susi dan pelajar Paket C lainnya dilakukan dengan metode e-learning atau belajar jarak jauh. Fasilitasnya pun sama dengan pelajar lainnya dan telah diberikan modul buku pembelajaran.

"Bu Susi tercantum pada daftar peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Paket C di SMAN 1 Ciamis. Nama Susi di nomor urut dua dengan username C02140300436. Semuanya 24 peserta ujian, hanya Bu Susi yang tidak bisa hadir," katanya.

Baca juga: Menteri Susi Angkat Bicara soal Uang Kompensasi Pembebasan Ikan Duyung

Kompas TV Seorang Kakek Semangat Ikuti Ujian Paket C

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


EditorErlangga Djumena
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ibu Kota Baru Bukan di Hutan Bukit Soeharto

Ibu Kota Baru Bukan di Hutan Bukit Soeharto

Regional
RSKIA Kota Bandung Senilai Rp 750 Miliar Siap Beroperasi Tahun Depan

RSKIA Kota Bandung Senilai Rp 750 Miliar Siap Beroperasi Tahun Depan

Regional
Fakta Kunjungan Jokowi ke Kupang, Disambut Pelajar hingga Berencana Kunjungi Papua

Fakta Kunjungan Jokowi ke Kupang, Disambut Pelajar hingga Berencana Kunjungi Papua

Regional
Kapolda Berharap Gubernur Papua Sampaikan Pesan yang Menyejukkan

Kapolda Berharap Gubernur Papua Sampaikan Pesan yang Menyejukkan

Regional
Bima Arya Akan Terus Munculkan Wacana Bogor Raya ke Publik

Bima Arya Akan Terus Munculkan Wacana Bogor Raya ke Publik

Regional
Mahasiswa Minta KPK Tak 'Gantung' Kasus Wali Kota Tasikmalaya

Mahasiswa Minta KPK Tak "Gantung" Kasus Wali Kota Tasikmalaya

Regional
Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Regional
Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Pemkab Karawang Bangun Bendungan

Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Pemkab Karawang Bangun Bendungan

Regional
Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Regional
Disangka Asap Pembakaran Sampah, Ternyata Masjid Terbakar

Disangka Asap Pembakaran Sampah, Ternyata Masjid Terbakar

Regional
Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Fera: Kami Tidak Terima...

Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Fera: Kami Tidak Terima...

Regional
Satu Jaksa Jadi Tersangka KPK, Kejati DIY Minta Maaf pada Sri Sultan HB X dan Masyarakat

Satu Jaksa Jadi Tersangka KPK, Kejati DIY Minta Maaf pada Sri Sultan HB X dan Masyarakat

Regional
Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Regional
Pengamat Unpar: Kecemburuan Jadi Sebab Bekasi Ingin Gabung Jakarta

Pengamat Unpar: Kecemburuan Jadi Sebab Bekasi Ingin Gabung Jakarta

Regional
Aksi Protes Rasisme Kembali Terjadi di Papua, Kali Ini di Nabire dan Yahukimo

Aksi Protes Rasisme Kembali Terjadi di Papua, Kali Ini di Nabire dan Yahukimo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X