Kompas.com - 18/04/2017, 19:08 WIB
Tim BPBD Gresik bersama pihak kepolisian dan masyarakat sekitar, terus melakukan pencarian korban perahu terbalik yang belum ditemukan. HamzahTim BPBD Gresik bersama pihak kepolisian dan masyarakat sekitar, terus melakukan pencarian korban perahu terbalik yang belum ditemukan.
|
EditorReni Susanti

SIDOARJO, KOMPAS.com - Seluruh perahu penambangan yang beroperasi di wilayah Jawa Timur dipastikan tidak memiliki izin. Dari data Dinas Perhubungan Jatim, hingga 2014, terdapat 1.032 titik lokasi operasional perahu penambangan di Jatim.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf mengatakan, perahu tambang digunakan warga untuk menyebrangi sungai. Kegiatan ini sudah berlangsung lama dan menjadi bagian budaya warga Jatim.

Perahu tambang ini banyak dijumpai di ruas Sungai Bengawan Solo, Sungai Brantas, Sungai Kali Surabaya hingga Sungai Kalimas. "Bahkan ada yang bilang sudah sejak zaman Majapahit," katanya saat menggelar pertemuan dengan perangkat desa dan pemilik perahu tambang di Kantor Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Selasa (18/4/2017).

(Baca juga: Tak Punya Regulasi, Gubernur Jatim Minta Pemerintah Desa Pantau Perahu Tambang)

Aktivitas di atas sungai, sambung dia, diatur dalam Perda Jawa Timur Nomor 18 Tahun 2016. Dalam pasal 8 ayat 1 disebutkan, masyarakat dilarang melakukan pemanfaatan sungai tanpa seizin gubernur.

Pemanfaatan sungai yang dimaksud dalam ayat 2 disebutkan termasuk kegiatan pemanfaatan sungai sebagai sarana transportasi. Karena itu, Pemprov Jawa Timur mulai tahun ini akan memfasilitasi perizinan untuk semua perahu tambang di Jawa Timur.

Pemberian izin seiring dengan dilengkapinya seluruh alat keamanan yang ada di perahu tambang. "Ini semua untuk menjamin keamanan penumpang dan operator perahu tambang," jelasnya.

(Baca juga: Tiga Korban Perahu Terbalik di Gresik Ditemukan Tewas)

 

Persoalan regulasi ini mencuat pasca terbaliknya perahu tambang di Desa Bogem, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Kamis (13/4/2017) pagi. Drai 13 penumpang, 6 di antaranya selamat, dan 7 meninggal dunia. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X