Kompas.com - 16/04/2017, 13:44 WIB
Wisatawan menikmati Jembatan Gladak Perak di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (9/4/2017). Jembatan ini berada di sebelah selatan kaki Gunung Semeru dan membentang sekitar 80-100 meter di atas permukaan Sungai Besuk Sat. KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJOWisatawan menikmati Jembatan Gladak Perak di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (9/4/2017). Jembatan ini berada di sebelah selatan kaki Gunung Semeru dan membentang sekitar 80-100 meter di atas permukaan Sungai Besuk Sat.
|
EditorErlangga Djumena

MALANG, KOMPAS.com - Ribuan pendaki memadati wisata pendakian Gunung Semeru, Jawa Timur selama libur panjang Paskah 2017.

Kepala Resort Ranupani pada Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Agung Siswoyo mengatakan, total jumlah pendaki mencapai 1.595 orang. Terdiri dari pendaki lokal mencapai 1.572 orang dan pendaki asing sebanyak 23 orang.

Jumlah pendaki itu terhitung sejak Kamis (13/4/2017) hingga Sabtu (15/4/2017).

Rinciannya, pada Kamis (13/4/2017) pendaki lokal sebanyak 216 orang dan asing sebanyak 11 orang. Pada Jumat (14/4/2017), jumlah pendaki lokal sebanyak 924 orang dan asing sebanyak 10 orang. Lalu pada Sabtu (15/4/2017), jumlah pendaki lokal sebanyak 432 orang dan asing sebanyak dua orang.

"Untuk Hari Minggu (16/4/2017) belum terekap. Biasanya sore baru bisa diketahui," katanya kepada Kompas.com, Minggu (16/4/2017).

Baca juga: Pemulihan Ekosistem, Awal 2017 Pendakian Gunung Semeru Ditutup Total

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS, Sarif Hidayat mengatakan, jumlah pendaki selama libur Paskah itu naik dibanding hari biasanya. "Jumlah pendaki naik," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sampai sejauh ini, kondisi cuaca di jalur pendakian masih normal dan tidak membahayakan untuk para pendaki. "Cuaca normal, kondusif lah. Pastinya tidak mengkhawatirkan," katanya.

Namun demikian, bagi pendaki yang kondisi tubuhnya tidak fit diharapkan untuk tidak memaksakan diri memulai pendakian. "Kami minta kalau kondisinya tidak memungkinkan untuk tidak melanjutkan pendakian," sebutnya.

Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali pada 4 April

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.