Kompas.com - 14/04/2017, 08:55 WIB
|
EditorBayu Galih

SEMARANG, KOMPAS.com - Ketua Tim Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk Cekungan Air Tanah (CAT) Watuputih Rembang, San Afri Awang, menjelaskan alasan mengapa pabrik semen Indonesia di Rembang direkomendasikan untuk menunda operasional penambangan.

Hasil KLHS merekomendasikan kepada perseroan untuk menunda operasional penambangan, sembari menunggu kajian lanjutan dari Badan Geologi Kementerian ESDM.

Kajian secara mendalam diperlukan untuk memastikan kawasan CAT Watuputih boleh ditambang atau tidak.

"Kawasan CAT itu batu gamping iya, tapi tidak semua gamping itu karst. Kalau sudah status lanjut itu masuk Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK). Kalau daerah bukan KBAK, pasti bisa jadi bahan baku," kata San Afri Awang, di Rembang, Kamis (13/4/2017).

Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini menjelaskan bahwa setiap karst ada tingkatannya. Untuk karst berukuran lanjut ditandai dengan adanya ponor, dolina.

Contoh karst yang sudah terbentuk lama misalnya di kawasan wisata Raja Ampat.

Proses pembentukan karst tua juga jutaan tahun. Sehingga, untuk mengetahui status karst dari penampakan luar dilihat dari tanda. Tanda itu misalnya terkait sumber mata air yang mengalami kenaikan.

"Di CAT Watuputih ini ada 21 izin usaha pertambangan, saat ini luas tambangnya sudah 900 hektar. Karena ditambang, jadi ada pemusatan air hujan saat turun, air lalu mencari titik terendah. Air mengalir di mata air di Brubuhan, dan sumber semen. Maka di dua lokasi itu masih banyak," ujar Awang.

"Tapi, kalau ratusan hektar lagi ditambang pasti akan begitu. Itu yang dihitung tim KLHS. Contoh di Tuban belum tentu sama. Jadi ada ketidakpastian yang akan dihadapi, jadi pemerintah hati-hati. Maka perlu waktu tindak lanjut," kata dia.

(Baca juga: Izin Lingkungan Semen Rembang Bisa Dicabut Menteri, Jika... )

Isu penutupan pabrik

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub Uu Dukung Pencanangan Pariwisata Berbasis HAM di Jabar untuk Pulihkan Ekonomi Pariwisata

Wagub Uu Dukung Pencanangan Pariwisata Berbasis HAM di Jabar untuk Pulihkan Ekonomi Pariwisata

Regional
Uu Sebut Porpov Jabar 2022 Bisa Jadi Bahan Evaluasi Pembinaan Atlet

Uu Sebut Porpov Jabar 2022 Bisa Jadi Bahan Evaluasi Pembinaan Atlet

Regional
Penerbangan Internasional Dibuka, Gubernur Riau: Sudah Lama Dinanti Investor

Penerbangan Internasional Dibuka, Gubernur Riau: Sudah Lama Dinanti Investor

Regional
Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Regional
Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Regional
Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Regional
Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Regional
Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Regional
Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Regional
Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.