Ketahuan sebagai Buronan Saat Ikut Tes Polisi, Seorang Pemuda Ditangkap - Kompas.com

Ketahuan sebagai Buronan Saat Ikut Tes Polisi, Seorang Pemuda Ditangkap

Kompas.com - 13/04/2017, 17:55 WIB
KOMPAS.com / ABDUL HAQ WA (19) DPO Curanmor digelandang polisi setelah tertangkap saat mengikuti tes menjadi polisi di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Gowa, Sulawesi Selatan. Kamis, (13/4/2017).

GOWA, KOMPAS.com - Seorang peserta ujian tes calon polisi atau calon siswa di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, berurusan dengan aparat kepolisian setelah dia ketahuan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas kasus pencurian kendaraan bermotor.

Pelaku pun gagal melanjutkan ujian tes menjadi polisi dan harus menjalani proses pemeriksaan oleh tim Reserse dan Kriminal (Reskrim), Kamis (13/4/2017).

WA (19) yang masuk DPO oleh Kepolisian Resor (Polres) Jeneponto, Sulawesi Selatan, dua tahun lalu dibekuk saat mengikuti tes pendaftaran sebagai calon polisi di Polres Gowa.

Tim seleksi penerimaan Casis Polres Gowa curiga kepada WA yang identitasnya beralamat di Kabupaten Jeneponto namun mendapatkan Polres Gowa sebagai calon polisi.

"Kami curiga ada warga luar yang mendaftar polisi di sini, jadi kami bekerja sama dengan pihak Intel (Intelijen) dan akhirnya terungkap bawa WA ini adalah seorang DPO atas kasus curanmor," kata Kompol Muliaty, Kepala Bagian Sumberdaya Polres Gowa.

Pihak Polres Gowa kemudian berkoordinasi dengan pihak Polres Jeneponto atas penangkapan ini.

Pada pukul 16.00 Wita Kamis (13/4/2017), petugas Reskrim Polres Jeeponto tiba di lokasi dan mengevakuasi WA ke Mapolres Jeneponto untuk menjalani proses hukum. Empat rekan WA ditangkap dua tahun lalu dan saat ini masih menjalani proses penjara.

WA sebelumnya kabur ke Kalimantan dan terakhir menetap di rumah kerabatnya hingga akhirnya mendaftar sebagai polisi.


EditorCaroline Damanik

Komentar

Terkini Lainnya

Peluang JK Kembali Jadi Cawapres Hanya Melalui Amandemen UUD 1945

Peluang JK Kembali Jadi Cawapres Hanya Melalui Amandemen UUD 1945

Nasional
Panitia Larang Atribut Politik dalam Acara 'Untukmu Indonesia' di Monas

Panitia Larang Atribut Politik dalam Acara "Untukmu Indonesia" di Monas

Megapolitan
Diduga Korban Tanah Longsor, Dua Kerangka Manusia Ditemukan di Ponorogo

Diduga Korban Tanah Longsor, Dua Kerangka Manusia Ditemukan di Ponorogo

Regional
Senyum Kim dan Moon Saat Bergandengan Tangan Lewati Garis Perbatasan

Senyum Kim dan Moon Saat Bergandengan Tangan Lewati Garis Perbatasan

Internasional
12 Jembatan Penyeberangan di Sudirman-Thamrin Bakal Dibuat Kekinian

12 Jembatan Penyeberangan di Sudirman-Thamrin Bakal Dibuat Kekinian

Megapolitan
Gerindra dan PKS Dirikan Sekretariat Bersama Pemenangan Prabowo

Gerindra dan PKS Dirikan Sekretariat Bersama Pemenangan Prabowo

Nasional
Dilarang Disparbud, Panitia 'Untukmu Indonesia' Tetap Akan Bagikan Sembako di Monas

Dilarang Disparbud, Panitia "Untukmu Indonesia" Tetap Akan Bagikan Sembako di Monas

Megapolitan
Pemerintah dan DPR Belum Sepakat soal Definisi Terorisme, Pembahasan RUU Diperpanjang

Pemerintah dan DPR Belum Sepakat soal Definisi Terorisme, Pembahasan RUU Diperpanjang

Nasional
Sopir Kopaja Mabuk Berujung Kecelakaan dengan Honda HR-V di Rasuna Said

Sopir Kopaja Mabuk Berujung Kecelakaan dengan Honda HR-V di Rasuna Said

Megapolitan
Sepi Pembeli, Pedagang Blok G Ini Tutup Lapak Baju Koko Jelang Ramadhan

Sepi Pembeli, Pedagang Blok G Ini Tutup Lapak Baju Koko Jelang Ramadhan

Megapolitan
Enam Temuan Ombudsman soal Kebijakan TKA yang Tak Sesuai Fakta Lapangan

Enam Temuan Ombudsman soal Kebijakan TKA yang Tak Sesuai Fakta Lapangan

Nasional
Ganjaran Vonis Mati untuk 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu...

Ganjaran Vonis Mati untuk 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu...

Megapolitan
Moon kepada Kim Jong Un: Saya Senang Bertemu Anda

Moon kepada Kim Jong Un: Saya Senang Bertemu Anda

Internasional
Usung Tema 'Enlightenment', Art Jog 2018 Berkembang Jadi Pergelaran Seni Visual

Usung Tema "Enlightenment", Art Jog 2018 Berkembang Jadi Pergelaran Seni Visual

Regional
Polri Tak Lagi Berwenang Awasi TKA sejak Muncul Aturan Baru soal Keimigrasian

Polri Tak Lagi Berwenang Awasi TKA sejak Muncul Aturan Baru soal Keimigrasian

Nasional

Close Ads X