Melompat dari Rumah, Ibu dan 2 Anaknya Lolos dari Jebakan Longsor

Kompas.com - 13/04/2017, 14:17 WIB
Rumahnya tergerus longsor dan terimpa pohon di bantaran Sungai Sulewatang, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Kamis (13/4/2017), Rahayu dan dua anaknya selamat setelah melompat dan berlarian. Kontributor Polewali Mandar, JunaediRumahnya tergerus longsor dan terimpa pohon di bantaran Sungai Sulewatang, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Kamis (13/4/2017), Rahayu dan dua anaknya selamat setelah melompat dan berlarian.
|
EditorFarid Assifa

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Rumah milik Rahayu, seorang ibu rumah tangga yang berdiri di bantaran Sungai Sulewatang di Kelurahan Sulewatang, Kecamatan Polewali, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ambruk dan tertimpa pohon serta rumpun bambu, Kamis (13/4/2017).

Kejadian ini bermula ketika hujan deras berlangsung sejak pagi tadi. Rahayu bersama dua anaknya yang sedang berteduh di dalam rumahnya kaget dan panik ketakutan saat rumahnya tiba-tiba bergerak setelah bantaran sungai tempat rumahnya berdiri longsor.

Baca juga: Tiga Hari Berselang, 5 Korban Longsor Nganjuk Belum Ditemukan

Rahayu dan anaknya makin panik lantaran sejumlah pohon dan rumpun bambu yang selama ini ditanam di sepanjang bantaran sungai untuk menghindari erosi ikut tumbang dan menimpa rumahnya.

Beruntung Rahayu dan anaknya segera melompat dan berlari meninggalkan rumahnya sebelum tertimpa pohon dan rumpun bambu.

“Karena panik, saya dan anak langsung lompat dan berlarian meninggalkan rumah,” tutur Rahayu.

Meski tak ada korban jiwa, namun rumah dan sejumlah perabotan miliknya hancur. Karena khawatir rumahnya ambruk karena sudah miri ke sungai, Rahayu mengungsi ke rumah sanak keluarga. Dia juga memindahkan barang-barang berharga dan perabotan mereka ke tempat yang aman.

Baca juga: Penelitian: Longsor di Pulau Jawa, Jumlah Korban Tewas Lebih Banyak daripada Korban Luka

Longsor di bantaran Sungai Sulawestang ini juga menyebakan aliran sungai tersumbat tanah dan pohon. Agar aliran sungai tidak tersumbat dan menimbulkan bahaya banjir, warga kini bergotong-royong membersihkan muara sungai dari pohon dan rumpun bambu yang menimpa rumah milik Rahayu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Regional
Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Regional
Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Regional
Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Regional
Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Regional
Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Regional
Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Regional
Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Regional
Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Regional
Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Regional
Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Regional
Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Regional
Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Regional
Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X