Pesawat Cessna Milik SAS Ditemukan Hancur di Tebing Gunung Papua

Kompas.com - 13/04/2017, 10:08 WIB
Pesawat Cessna PK-FSO Dok PT SASPesawat Cessna PK-FSO
EditorFarid Assifa

JAKARTA, KOMPAS.com - Pesawat Cessna PK-FSO yang hilang saat terbang dari Boven Digul-Oksibil, Papua pada Rabu (12/4/2017), ditemukan hancur di tebing gunung di daerah Oksibil, Kamis (13/4/2017) pukul 07.10.

Soeparman, Safety Manager PT Spirit Avia Sentosa (pemilik pesawat Cessna) menjelaskan, pesawat yang hancur itu ditemukan oleh tim SAR dengan menggunakan pesawat PK-RCE dengan Kapten Pilot Errich berangkat dari Oksibil pukul 07.03 WIT.

"Pesawat SAR menuju TKP menyisir bukit Anem 5 kali putar dan melihat posisi pesawat hancur di tebing gunung di ketinggian 7.100 kaki atau 2, 1 km dari darat dengan koordinaat S 04 47.79 DAN E 140 39.77," jelas Soeparman.

Baca juga: Pesawat Cessna PK-FSO Hilang saat Terbang dari Boven-Oksibil Papua

Belum diketahui pasti bagaimana nasib pilot Rio Pasaribu. Saat ini, lanjut Soeparman, pihaknya sedang memohon bantuan helikopter untuk evakuasi melalui udara.

"Pesawat (Tim SAR) kembali mendarat di Oksibil pukul 07.20 WIT," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, pesawat Cessna Caravan dengan nomor registrasi FK-FSO hilang saat terbang dari Boven Digul-Oksibil, Papua, Rabu (12/4/2017).

Soeparman menjelaskan, pesawat dengan pilot Rio Pasaribu terbang dari Boven Digul-Oksibil, Papua, sekitar pukul 11.44 WIT.

Baca juga: Diduga karena Cuaca Buruk, Pesawat Caravan SAS Jatuh di Bukit Anem

Pada pukul 12.40 WIT, personel ATC Bandara Oksibil mendapat sinyal darurat (SOS) saat penerbangan di titik koordinat 04 48' 47.7" S 140 39' 31.7" E.

Pesawat nahas tersebut mengankut bahan makanan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Regional
Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Regional
Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Regional
Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Regional
Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Regional
5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

Regional
Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Regional
KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

Regional
ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

Regional
Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Regional
Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X